|
Defisit Akibat Subsidi BBM Rp 39,8 Triliun
Jum'at, 08 Juli 2005 | 15:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie mengatakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 150 trilun akan menyebabkan perubahan dalam defisit anggaran 2005.
"Defisit kita bertambah menjadi Rp 39,8 triliun. (Tapi) itu memang masih bisa ditangani," kata Aburizal kepada wartawan seusai salat Jumat di Departemen Keuangan, Jakarta, Jumat (8/7).
Aburizal menambahkan, subsidi BBM sebesar Rp 150 triliun tersebut harus dikeluarkan jika pertambahan pemakaian BBM sebesar 10 persen tanpa penghematan.
Perubahan defisit anggaran, kata Aburizal, harus dilihat secara baik dan hati-hati. "Saya kira kalau stok minyak aman, (defisit) itu tidak ada masalah," ujar Aburizal.
Menurut Aburizal, berdasarkan laporan Pertamina, stok minyak aman baik di pusat, kota-kota besar, maupun di daerah. "Memang di beberapa daerah ada keterlambatan kapal. Tapi saya kira dalam beberapa hari ini akan selesai dan tidak ada lagi antrean," kata dia.
tito sianipar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|