|
Akibat Bom London, Bank Niaga Tunda Penentuan Harga Obligasi
Jum'at, 08 Juli 2005 | 13:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Niaga menunda penentuan harga obligasi subordinasi valas senilai US$ 100 juta akibat adanya aksi peledakan bom di London, Inggris.
"Kita belum tentukan yieldnya, karena adanya bom kemarin,\"kata Hashemi Albakri Wakil Presiden Direktur Bank Niaga, Jumat(8/7).
Menurut dia, awalnya Bank Niaga akan menentukan harga obligasi dan imbal bagi hasil (yield) Kamis(7/7) di Bursa Singapura. Namun kemudian, manajemen memutuskan menunda pengumuman harga obligasi setelah adanya ledakan bom di pusat kota London.
"Selain Singapura, London juga menjadi pusat financial. Jadi kami menundanya, dan akan kami umumkan hari ini, atau besok," ujarnya.
Bom di kota London menewaskan 33 penduduk dan melukai 345 orang , 45 diantaranya mengalami luka parah.
Hashemi optimistis, obligasi itu nantinya dapat terserap pasar. "Bahkan, mungkin mengalami kelebihan penawaran," tandasnya. Kendati demikian, dia belum mau mengungkapkan berapa harga dan yield yang akan ditawarkan pada investor.
Sutarto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|