|
Dolar Tak Stabil, Pengusaha Kembali Parkir Dana di Singapura
Jum'at, 08 Juli 2005 | 01:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekretaris Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ernovan G. Ismi menyatakan kurs yang bergejolak akan merangsang pengusaha menyimpan dananya di luar negeri.
”Jika dolar tidak stabil, kami akhirnya beli dari Singapura. Bisa saja mereka menyimpan uang di Singapura,” kata dia kepada Tempo, Kamis(7/7).
Kecenderungan ini, kata dia, akan seperti kejadian pada tahun 1994. Kala itu pengusaha Indonesia banyak menyimpan dananya ke Singapura.
Ernovan mengatakan, dalam kondisi rupiah yang melemah, pengusaha sangat dirugikan. ”Kalau beli dolar di Jakarta repot, selisihnya berapa?” kata dia. Di Singapura, kata dia, pembelian bahan baku dengan dolar akan terjamin. Sutarto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|