|
Pemerintah Akan Beli Kembali Surat Utang
Kamis, 07 Juli 2005 | 20:28 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah berencana akan membeli kembali surat utang negara yang beredar di pasar. "Rencananya sekitar pertengahan bulan," kata Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Mulia Nasution di Jakarta, Kamis (7/7).
Pembelian kembali obligasi negara ini, tutur Mulia, ditujukan untuk meringankan beban pembayaran utang pada tahun-tahun mendatang. Pembelian kembali kali ini dengan cara menukarkan surat utang lama dengan surat utang baru. "Sehingga jangka waktunya bisa lebih panjang," kata dia.
Surat utang lama yang dibeli kembali terutama yang jatuh tempo antara 2006-2009. Pasalnya, pada tahun-tahun itu pembayaran utang terlampau berat karena cicilan utang luar negeri setelah dihentikan karena tsunami tahun ini mulai berjalan kembali.
Menurut Mulia, pembelian kembali obligasi tahun ini tak akan melebihi plafon dana yang sudah ditetapkan dalam APBN perubahan 2005 sebesar Rp 1,1 triliun.
Dalam kesempatan itu, Mulia juga mengungkapkan pemerintah akan kembali menjual dua seri obligasi pada 26 Juli mendapat. Dua seri itu terdiri dari seri lama FR0031 berjangka 15 tahun dan seri baru FR0032 berjangka dua tahun. Nilai obligasi dua seri itu sebesar Rp 2 triliun.
Thoso Priharnowo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
| Presiden Soeharto dan JP Pronk
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|