|
Sugiharto Setuju BUMN Simpan Valas di Bank Dalam Negeri
Rabu, 06 Juli 2005 | 13:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sugiharto, menyatakan pihaknya tidak mempermasalahkan kebijakan Bank Indonesia yang mewajibkan perusahaan pelat merah menempatkan devisa hasil ekspor miliknya di bank-bank dalam negeri.
Menurut Sugiharto, hal tersebut sudah biasa dilakukan oleh BI dengan kementeriannya. "Saya tidak masalah, karena dananya dari pemerintah. Dari subsidi untuk dikonversi menjadi dollar dengan pemerintah," kata Sugiharto kepada Tempo di Jakarta, Rabu (6/7).
Seperti diketahui, BI telah menetapkan sejumlah paket kebijakan dalam upaya penciptaan iklim investasi dalam negeri yang kondusif dengan melakukan dengan perbaikan keseimbangan antara penawaran dan permintaan di pasar Valas.
Salah satu kebijakannya yaitu dengan mewajibkan kepada BUMN untuk menetapkan devisa hasil ekspor pada bank-bank di Indonesia.
Saat ditanya mengenai jumlah valas yang dapat diberikan BUMN, Sugiharto memastikan jumlah tersebut akan lebih besar dari tahun lalu. "Volume BUMN cukup banyak, apalagi kalau ada subsidi dari pemerintah, karena harga minyak naik. Pasti lebih besar dari tahun lalu," ujarnya tanpa menyebutkan besaran angka secara rinci dengan alasan lupa.
Suryani Ika Sari
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
| Kantor PT Petrokimia Gresik
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|