Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

BI Rate Ditetapkan 8,5 Persen
Selasa, 05 Juli 2005 | 20:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:JAKARTA --- Bank Indonesia kemarin menetapkan BI Rate sebesar 8,5 persen untuk mengendalikan tingkat inflasi.

Suku bunga ini akan berlaku selama triwulan ketiga 2005, tapi BI tidak tertutup kemungkinan akan melakukan penyesuaian di bulan-bulan mendatang, seiring dengan perkembangan perekonomian dan kondisi moneter secara keseluruhan.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur, yang untuk pertama kalinya melakukan rapat pertama, sejak BI mengimplementasikan Inflation Targeting Framework.

Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Halim Alamsyah menjelaskan, Dewan Gubernur menilai penetapan suku bunga itu dapat mengendalikan tingkat inflasi ke sasaran inflasi jangka menengah dan menjaga pertumbuhan ekonomi.

Menurut dia, inflasi (administered) pada triwulan kedua 2005 masih cukup tinggi tercatat 10,45 persen, terutama dari kenaikan tarif rumah sakit dan tarif angkutan (taksi).

Ariyani/Thoso/Muchtar/Grace - Tempo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Dibidik dari Segala Penjuru | 11 April 2005
Longsor Digoyang Inflasi | 11 April 2005
Mosi Tak Percaya atau Apa | 28 Pebruari 2005
Bank Indonesia Harus Lebih Awas | 31 Januari 2005
Seperti Membunuh Kanker dengan Sup  | 15 Desember 1998
Rekapitalisasi Itu Mengundang Risiko  | 24 November 1998
Bisnis Sepekan | 17 Januari 2005
Bisnis Sepekan | 03 Januari 2005
Melacak Raibnya Kasbon BI  | 03 November 1998
Jangan-Jangan Angan-Angan  | 27 Oktober 1998
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Bank Indonesia (BI), Hendro Budiyanto pada rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR di gedung MPR/DPR, Jakarta, 1993. [TEMPO/ Rully Kesuma; 15D/210/1993; 20021001]. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Maulana Ibrahim saat jumpa pers di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, 27 Februari 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K12A/179/2003; 20030225].
Hendro Budiyanto
Maulana Ibrahim
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bank Indonesia Siap Intervensi Jika Rupiah Loyo Terus
Pengamat : BCA Sulit Jadi Bank Jangkar
Rupiah Lemah Karena Faktor Eksternal
Kenaikan Rokok Sumbang Inflasi Juli 0,6 Persen
Tabungan Ribuan Siswa SD Tak Cair
Bank Bantah Lebih Senang SBI
DPR Minta BI Audit Investigasi Kavling Serasi
Bank Indonesia Kekurangan Pengawas dan Pemeriksa
BI Uji Sistem Kliring Nasional Agustus
Gubernur BI: Modal Awal LPS Cukup Rp 6 Triliun
> selengkapnya...


Referensi

Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
Keppres RI No. 17 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 26 Tahun 1998 Tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
PP RI No. 47 Tahun 2001 Tentang Perubahan Keempat Atas PP No. 17 Tahun 1999 Tentang Badan PenyehatanPerbankan Nasional
> selengkapnya...

Website

Bank Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap
Banyuwangi Dapat Rp 7 Miliar

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data