Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

KAI Akan Bangun Sarana Kereta di Jabodetabek
Selasa, 05 Juli 2005 | 15:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Omar Berto, menyatakan pihaknya sedang memproses pembangunan sarana kereta api Jabodetabek yang dipisahkan (spin off) dari manajemen PT KAI.

"Sedang dalam proses. Kami sedang minta izin menteri BUMN untuk itu," kata Omar di sela pertemuan CEO perusahaan kereta api se-ASEAN, di Gedung ASEAN, Selasa (5/7).

Omar menambahkan, spin off akan menghasilkan anak perusahaan baru yang memiliki kebebasan tinggi. "Bisa mengundang investor luar," ujarnya. Namun, ia menegaskan bahwa operator perkeretaapian tetaplah PT KAI. "Yang memiliki kewenangan mengoperasikan kereta api di Indonesia tetap PT KAI."

Calon investor spin off adalah dari Korea. "Negara lain belum ada," ungkap Omar. Humas PT KAI untuk Daerah Operasi I, Ahmad Sujadi, menambahkan bahwa calon investor Korea bernama Sam'an. Namun, Omar tidak bersedia mengkonfirmasi nama ini. "Mungkin saja. Kita harus due diligence dulu," elaknya.


thoso priharnowo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Perumka Mengecewakan  | 05 Januari 1999
Surat Pembaca | 01 Desember 2003
Iming-iming Kurang Menggiurkan  | 01 Desember 2003
Keluarga Istana Sebaiknya Mundur  | 24 November 2003
Surat Pembaca | 11 Agustus 2003
Geliat di Jalur Sempit  | 08 Maret 2004
Nasib Stasiun Semut  | 23 Juni 2003
Seruan yang Tak Sampai  | 23 Juni 2003
KAI Ubah Strategi | 17 Maret 2003
Inka Pasok KA Jabotabek  | 10 Maret 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Penumpang memadati gerbong kereta listrik (KRL) di Stasiun KA (Kereta Api) Pasar Minggu, Jakarta, 29 Maret 2001. [TEMPO/ Arie Basuki; K1A/094/2001; 20010425]. Orang-orang yang naik di atas kereta api/ KA barang yang mengangkut batu bara, Jakarta, 31 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; k1A/403/2001; 20010615].
Penumpang KRL
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPR Setujui Amandemen UU Perkeretaapian
BPS : Jumlah Penumpang Kereta Naik 4,5 Persen
Pelanggaran Sinyal Penyebab Kecelakaan Kereta
DPR Minta PT Kereta Api Diaudit
Kereta Disingkirkan dari Pasar Minggu Malam Ini
Polisi Mengaku Telah Tahan Masinis Kereta
KRL Ekonomi Melanggar Sinyal
14 Korban Kecelakaan Kereta di RS Fatmawati
Jurusan Pasar Minggu-Depok Hanya Satu Jalur Rel
Korban Masih Berdatangan di RS Pasar Rebo
> selengkapnya...


Referensi

Tragedi Pasar Minggu

Website

PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Polisi Tangkap Tiga Pendukung Persib
Pelatih Akui, Pertahanan Persib Rapuh
ICW Menilai Anggaran Hak Angket Terlalu Besar
Revisi UU Perikanan Merujuk Australia
Pemerintah Bahas Pemulangan TKI dari Malaysia

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data