|
Pemerintah-DPR Diskusikan Penambahan Kouta BBM
Selasa, 05 Juli 2005 | 15:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sugiharto mengatakan, pemerintah akan segera menggelar diskusi dengan DPR guna membicarakan tentang kouta bahan bakar minyak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Menurut dia, langkah ini ditempuh karena menyikapi tren meningkatnya permintaan terhadap BBM. Lagi pula, kuota tahun ini sekitar 59,6 juta kiloliter terbilang lebih rendah lima persen dari tahun lalu.
"(Padahal) Akhir tahun ini akan ada lima juta kendaraan, 4,5 juta merupakan roda dua," kata Sugiharto kepada pers di Kantor Presiden hari ini. Dia menjelaskan, kenaikan jumlah kendaraan ini mendorong meningkatnya konsumsi BBM nasional.
Sugiharto melanjutkan, jumlah stok BBM hari ini telah meningkat menjadi 18,9 hari dari sebelumnya cuma 17 hari. Tinggal tiga titik daerah yang masih mengalami kesulitan BBM, dimana dua diantaranya Tanjung Gurem, dan Larantuka. Ia optimistis pada 19 Juli stok bisa mencapai 20 hari dan akhir Juli bisa menjadi 22 hari.
Mengenai pasokan BBM yang masih kurang di beberapa daerah, menurut Sugiharto itu merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk mengerem tingkat konsumsi BBM oleh masyarakat. Pemerintah juga mulai mensosialisasikan penghematan BBM lewat media massa pada Sabtu dan Minggu.
Budi Riza
INDEKS BERITA LAINNYA :
|