|
Konsumsi BBM PLN Meningkat
Senin, 04 Juli 2005 | 14:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) untuk PLN meningkat hingga 11 juta kiloliter per tahun. Jumlah tersebut merupakan estimasi jumlah konsumsi BBM yang dibutuhkan PLN hingga akhir tahun 2005 ini.
Hal ini diakui Dirut PLN Edddie Widiono usai mengikuti rapat di kantor Wapres Senin (4/7). Rapat tentang pemanfaatan energi ini dipimpin Wapres Jusuf Kalla dan juga dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro.
Konsumsi BBM yang dibutuhkan PLN hingga 11 juta kilo liter ini, menurut Eddie, memberatkan semua pihak. "Memberatkan PLN, memberatkan Pertamina, memberatkan pemerintah, dan tentu yang harus mengatur semua ini, yakni BP Migas juga menjadi kerepotan karena masalah itu," ujarnya.
Oleh sebab itu, masalah penghematan penggunaan listrik dan penghematan BBM kini menjadi perhatian pemerintah. Menurut Eddie, penghematan listrik yang nantinya juga akan diikuti dengan penghematan energi merupakan suatu program yang harus segera dilaksanakan.
Kuota konsumsi BBM untuk PLN, menurut Eddie, adalah 8,4 juta kiloliter. Oleh sebab itu ia mengakui jumlah kebutuhan hingga 11 juta kiloliter itu, sudah melebihi dari kuota. Namun ia membantah konsumsi BBM yang dibutuhkan PLN merupakan yang terbesar. "Tidak, kira-kira hanya 20 persen," ujarnya.
Peningkatan konsumsi BBM oleh PLN karena adanya peningkatan penggunaan listrik oleh masyarakat. Karena harga BBM meningkat, banyak konsumen yang tadinya menggunakan diesel kini beralih ke tenaga listrik. "Karena relatif tarif PLN menjadi murah terhadap biaya pembangkitan listrik dengan menggunakan BBM sendiri," ujar Eddie.
dimas adityo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|