|
PTPN Dorong Pengembangan Industri Hilir CPO
Senin, 04 Juli 2005 | 14:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru Bicara PTPN II-VI, Akmaludin Hasibuan, mengatakan pihaknya mendorong upaya untuk mengembangkan industri hilir kelapa sawit di dalam negeri.
“Value added (nilai tambah) produk kita (CPO) tidak besar di pasaran karena yang memberi nilai tambah adalah setelah diolah oleh insutri hilir,” ujarnya saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR, Senin (4/7).
Selain memberi nilai tambah pada produk turunan CPO, hadirnya industri hilir juga akan menstabilkan harga CPO dunia. “Selama ini lebih dari 60 persen CPO kita diekspor ke industri hilir di luar negeri. Jadi, besar kecil nilai ekspornya tergantung maju mundurnya industri hilir di sana,” ujar Akamaludin, yang juga menjabat sebagai Dirut PTPN III.
Industri hilir yang dapat dikembangkan, menurut Akmaludin, antara lain produksi oleo kimia, seperti etil alkohol, bio diesel, dan bio gas. Selain itu, juga untuk industri kertas dan perkayuan.
Akmaludin mengatakan, industri hilir saat ini hanya mampu menyerap 40 persen dari total produksi CPO nasional sebesar 11 juta ton per tahun. Selain itu industri hilir ini masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. “Sedangkan bahan bakunya banyak di Sumatera sehingga ongkos transportnya menjadi tinggi,” jelasnya.
Untuk membangun industri hilir ke depan, Akmaludin mengatakan pihaknya telah merencanakan kerja sama dengan India untuk pengembangan oleo kimia, pembuatan panel wood dengan Malaysia serta pengolahan limbah sawit menjadi gas yang kemudian gas tersebut akan dijual ke PLN.
“Kerja sama dengan negara lain ini dalam bentuk investasi. Pabrik dan pengolahannya tetap ada di sini,” ujarnya.
rini kustiani
INDEKS BERITA LAINNYA :
|