Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

PLN Menunggu Proposal Petronas dan Sumitomo
Senin, 04 Juli 2005 | 14:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PLN tengah menunggu proposal Petronas dan Sumitomo Corp. yang berkompetisi dalam pembangunan terminal penampung (receiving terminal) untuk gas cair (Liquified Natural Gas) di daerah Banten. Proses tender telah dimulai sejak bulan lalu.

Direktur Pembangkitan Listrik PLN Ali Herman Ibrahim mengatakan, nilai terminal ini US$ 300 juta (sekitar Rp 2,7 triliun). "Kami harapkan proposal masuk bulan ini," ujarnya kepada pers usai diterima Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla dikantornya, Senin (4/7).

Ali mengatakan terminal penampung ini memiliki kapasitas empat juta ton. Terminal ini berfungsi untuk menyuplai bahan bakar bagi keempat pembangkit listrik itu. Sumitomo juga berminat, lanjut dia, untuk membangun empat pembangkit listrik itu.

Masing-masing pembangkit memiliki kapasita 750 megawatt senilai US$ 400 juta (sekitar Rp 3,6 triliun). Diharapkan pembangkit listrik itu bisa beroperasi pada 2010.

Terkait keterlambatan suplai BBM di beberapa pembangkit listrik PLN, Ali mengatakan, berdasarkan jawaban dari manajemen Pertamina, keterlambatan ini akan kerap terjadi ke depan. "Selama ini memang sering terlambat juga," kata dia. Pembangkit itu adalah pembangkit di Grati, Gresik, Tambak Lorok, dan Muara Tawar.

budiriza

Dari Arsip Majalah TEMPO
Proyek Sarat Insentif | 28 Maret 2005
Jalan Lain Mencari Investor | 28 Maret 2005
Pembangkit Listrik Tenaga Sampah | 28 Pebruari 2005
Dari Fujian Datangnya Harga | 18 Oktober 2004
Memanen Angin dan Matahari  | 21 Juni 2004
Lima Sen Sudah Untung  | 18 Agustus 2003
Simalakama Suralaya  | 04 Agustus 2003
Tanjung Jati Dibangun Juli  | 23 Juni 2003
Perlukah UU Ketenagalistrikan Diamendemen?  | 02 Pebruari 2004
Klaim Karaha Dibayar  | 05 Januari 2004
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
PLTU Suralaya dengan cerobong asap yang mengepul dilihat dari udara, Jawa Barat [ TEMPO/ Donny Metri; 32D/323/2001; 20010526 ]. PLTU Suralaya dengan cerobong asap yang mengepul dilihat dari udara, Jawa Barat [ TEMPO/ Donny Metri; 32D/323/2001; 20010526 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Masyarakat Menolak Dilewati SUTET
Geo Dipa Menangi Tender Sarulla
11 Hari Lagi Pulau Lombok Gelap
PLN dan Pertamina Saling Dukung Agar Listrik Tak Padam
Pasokan Batubara ke Paiton dan Suralaya Terhambat
Siap-siap Genset Melawan Gelap
PLTU Suralaya Bocor, Jawa Bali Terancam Gelap
Investor RRC Akan Bangun PLTU di Belawan
Kepulauan Seribu Akan Bangun PLTG
Pemerintah Bantah Akan Bangun PLTN Muria pada 2010
> selengkapnya...


Website

PT PLN (Persero)


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Perdana Menteri Singapura Minta Kepastian Status Batam
Industri Kreatif Serap 5 Juta Tenaga Kerja
Pemerintah Anggarkan Rp 400 Juta Untuk Paten
KPK Geledah Ruang Pamer Mobil di Depok
Polisi Usut Teror di Rumah Zakat

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data