|
Menteri: Pertamina Menanggung Kelebihan Kuota BBM
Senin, 04 Juli 2005 | 10:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah meminta Pertamina untuk menanggung kelebihan kuota bahan bakar minyak (BBM) jika konsumsi masyarakat terus meningkat. Dalam APBN, kuota BBM yang ditetapkan pemerintah sebesar 59,6 juta kiloliter.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan, kalau sampai Pertamina melebihi kuota yang ditetapkan maka Pertamina yang harus membayar sendiri kelebihannya. “Jadi mereka sekarang sedang bekerja keras,” ujarnya usai pelantikan eselon I di Departemen Keuangan, Senin (4/7).
Menurut Purnomo, akhir-akhir ini memang sudah terlihat kecenderungan semakin meningkatnya permintaan BBM. Karena itu, permintaan dikhawatirkan akan melebihi kuota.
“Karena itulah timbul kebijakan corporate untuk mengurangi tingkat konsumsi yang cukup besar,” kata Purnomo. Di sisi lain, tambahan permintaan BBM tersebut menandakan membaiknya perekonomian.
Mengenai pasokan BBM untuk pembangkit listrik, Purnomo memastikan tetap aman. Untuk PLN kuota BBM akan dilihat pada bulan Oktober mendatang.
muhamad fasabeni
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|