Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Aburizal Melantik Delapan Eselon I
Senin, 04 Juli 2005 | 10:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie hari ini (4/7) melantik delapan pejabat eselon I Kementerian Koordinator Perekonomian. Pelantikan dilakukan di Gedung Departemen Keuangan Jakarta.

Delapan pejabat eselon I tersebut, yakni Sekretaris Menko Bidang Perekonomian Komara Djaja, Deputi III Bidang Koordinasi Energi Sumber Daya Mineral dan Kehutanan Wimpy S. Tjetjep, Deputi IV Bidang Koordinasi Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawady, Deputi V Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Suyono Dikun, Deputi VI Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional Mahendra Siregar, dan Staf Ahli Bidang Investasi dan Kemitraan Pemerintah dan Publik Firman Malem Ukur Tamboen.

Ical, panggilan akrab Aburizal, menyatakan dalam struktur yang baru terdapat perbedaan dengan struktur terdahulu, yakni dikembangkannya kedeputian yang menangani koordinasi sektor produksi menjadi empat unit dari semula tiga unit.

“Perubahan ini menunjukkan adanya pergeseran sumber daya dan konsentrasi kegiatan koordinasi kebijakan ekonomi untuk meningkatkan kinerja sektor produksi empat tahun mendatang,” kata Ical dalam pidato sambutannya.

Perubahan lain, yakni lebih diberdayakannya fungsi staf ahli dengan menempatkan fungsi staf ahli sebagai think tank, di mana staf ahli akan bersifat fungsional dan kosektoral, sehingga staf ahli dapat mengkaji pelaksanaan kebijaksanaan ekonomi dalam dimensi yang lebih luas.

“Di masa lalu staf ahli dipersepsi sebagai tempat parkir atau buangan bagi pejabat sebelum dipensiunkan. Saya ingin ubah persepsi itu,” kata Ical.

Ical menyatakan, perubahan tersebut dikarenakan tingginya sasaran pertumbuhan ekonomi pada periode 2004-2009 (6,6 persen). Untuk itu, pihaknya berharap pada para pejabat eselon I yang baru dilantik agar segera melakukan langkah-langkah koordinasi dengan para pejabat terkait bagi penyelesaian masalah jangka pendek maupun jangka menengah.

suryani ika sari

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 07 Maret 2005
Di Antara Pilihan | 21 Pebruari 2005
Tegang Menjelang Naik | 21 Pebruari 2005
"Pemerintah Akan Memberikan Comfort Letter"  | 29 November 2004
Bisnis Sepekan | 15 November 2004
Bisnis Sepekan | 01 November 2004


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Investasi Tak Bisa Dipaksa Masuk Indonesia
Pemerintah Alokasikan Dana Kompensasi BBM Rp 10,5 Triliun
Pemerintah Akan Umumkan Kenaikkan BBM Sebelum Pertengahan April
Pemerintah dan Cemex Besok Tanda Tangani Kesepakatan Kerja Sama
Pemerintah Akan Ubah Total Undang-Undang Investasi
Pemerintah Akan Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur
Pemerintah Himbau Australia Tidak Keluarkan Travel Warning
Menko Pereknomian Khawatirkan Pencabutan UU Ketenagalistrikan
Aburizal: Pendanaan Infrastruktur dari Dalam Negeri
Pemerintah Belum Tentukan Pengganti Laksamana Sukardi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Venus Juara Wimbledon Kelima Kalinya
Pole Position Pertama Kovalainen
Pengendara Motor Tewas Akibat Jatuh Saat Boncengan Berlima
Jusuf Kalla Siap Suntik Dana Kampanye Jagonya di Jawa Timur
Cagub Jatim Tolak Kontrak Politik Penghapusan Sunat Perempuan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data