Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Masyarakat Menolak Dilewati SUTET
Sabtu, 02 Juli 2005 | 18:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pembangunan saluran udara tegangan tinggi 500 kV (SUTET) jalur Jawa bagian selatan mengalami hambatan. Masyarakat di beberapa lokasi seperti Klaten, Bantul dan Depok menolak rencana pembangunan.

Sekretaris Perusahaan PT. Perusahaan Listrik Negara (persero) Harry Jaya Pahlawan, dalam siaran persnya menyebutkan jalur SUTET yang terhambat menghubungkan Klaten hingga Tasikmalaya dan Tasikmalaya dengan Depok.

SUTET jalur Selatan ini dimulai dari Gresik, Yogyakarta hingga ke Depok. Pembangunan saat ini telah selesai dari Gresik ke Yogyakarta. Menurut Harry, terdapat 8 tower SUTET yang pembangunannya terhambat karena ditolak masyarakat setempat antara lain Desa Jimbrung di Klaten, Dukuh Kersen Bantul Jawa Tengah. Sisanya 6 terdapat di Desa Jabon Mekar dan Pamegarsari Depok.

SUTET ini diperlukan untuk menyalurkan tenaga listrik dari pusat-pusat pembangkit baru , SUTET yang ada saat ini yaitu jalur Jawa bagian utara 500 kV dianggap tidak mampu menanggung beban dari pembangkit baru yang sedang dibangun PLN. Dengan pembangunan SUTET jalur Jawa bagian selatan ini dapat meningkatkan keandalan dan kualitas pasokan tenaga listrik di sistem Jawa Bali.

Kebutuhan tenaga listrik terus meningkat sekitar 6-8 persen pertahun pada sistem Jawa Bali. Akibatnya permintaan listrik terus melonjak dan jika tidak diantisipasi dapat terjadi pemadaman bergilir. Untuk itu PLN membangun 3 pusat pembangkitan baru yang berbahan bakar selain BBM.

Penyaluran listrik dari ketiga pembangkit tersebut memerlukan tambahan jalur SUTET melewati jalur selatan yang saat ini mengalami hambatan. Harry mengharapkan pembangunan SUTET ini menyangkut kepentingan masyarakat luas dapat segera diselesaikan agar ancaman pemadaman bergilir dapat dihindari.

Sebelumnya Direktur Utama PLN Eddie Widiono merecanakan akhir tahun ini akan meresmikan Sutet 500 kV untuk jalur Jawa bagian Selatan. "Jika lancar pada akhir tahun akan diresmikan oleh Presiden," katanya.

Muhamad Fasabeni

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 11 April 2005
Proyek Sarat Insentif | 28 Maret 2005
Jalan Lain Mencari Investor | 28 Maret 2005
Pembangkit Listrik Tenaga Sampah | 28 Pebruari 2005
Ramai Kaget Tagihan Naik | 17 Januari 2005
Belum Rugi, Hanya Ragu | 20 Desember 2004
Waswas Tercekik di Tangan Swasta | 20 Desember 2004
Buang Jauh Mimpi itu | 20 Desember 2004
Buah Kekalahan Pertamina | 20 Desember 2004
Rp 157 Miliar Akibat Listrik Padam  | 24 Mei 1999
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Gedung PLN di Gambir, Jakarta, 7 September 2000. [ TEMPO/ M Safir Makki; 33D/224/2002; 20020508 ]. Gedung PLN di Gambir, Jakarta, 7 September 2000. [ TEMPO/ M Safir Makki; 33D/224/2002; 20020508 ].
Gedung PLN Gambir
Gedung PLN Gambir
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Meneg BUMN Ketemu Jaksa Agung Bahas Tersangka PLN
Meneg BUMN : Pejabat PLN Bisa Di-Non-Aktif-kan
Kejaksaan Sudah Kantongi Tersangka Korupsi PLN
Industri Siapkan Energi Alternatif
Geo Dipa Menangi Tender Sarulla
11 Hari Lagi Pulau Lombok Gelap
PLN dan Pertamina Saling Dukung Agar Listrik Tak Padam
Pasokan Batubara ke Paiton dan Suralaya Terhambat
PLN : Bukan Tantiem, Tapi Jasa Produksi
Penyidik Belum Berencana Panggil Menteri Perindustrian
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Keppres RI No. 166 Tahun 1999 Tentang Tim Restrukturisasi dan Rehabilitasi PT. ( Persero ) Perusahaan listrik Negara
UU RI nomor 20 Tahun 2002 Tentang Ketenagalistrikan

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
PT PLN (Persero)


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Empat Korban Minuman Keras Masih dirawat, Tiga lainnya Tewas
Menteri Keuangan Kembali Bekukan Izin Kantor Akuntan Publik
Langit Jakarta Cerah Berawan
Lalu Lintas Jalan Protokol dan Tol di Jakarta Lancar
Lukman Edy Pesimistis Islah dengan Gus Dur Terwujud

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data