![(Direktur Bank Indonesia (BI), Hendro Budiyanto pada rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR di gedung MPR/DPR, Jakarta, 1993. [TEMPO/ Rully Kesuma; 15D/210/1993; 20021001].)](/hg/photostock/2005/02/11/s_15D21001_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Maulana Ibrahim saat jumpa pers di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, 27 Februari 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K12A/179/2003; 20030225].)](/hg/photostock/2005/01/20/s_K12A17907_high_thumb.jpg) |
|
(Direktur Bank Indonesia (BI), Hendro Budiyanto pada rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR di gedung MPR/DPR, Jakarta, 1993. [TEMPO/ Rully Kesuma; 15D/210/1993; 20021001].) |
|
|
(Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Maulana Ibrahim saat jumpa pers di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, 27 Februari 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K12A/179/2003; 20030225].) |
|
|
|
|
![(Protes oleh forum somasi dengan poster bertuliskan tegakkan independensi bank indonesia di depan gedung Bank Indonesia/ BI, Jakarta 9 Juni 2000 [Bernard Chaniago; 2000/06/09].)](/hg/photostock/2005/01/06/s_DemoBi04_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Protes oleh Forum Somasi dengan poster bertuliskan tegakkan independensi Bank Indonesia di depan gedung Bank Indonesia/ BI, Jakarta 9 Juni 2000 [TEMPO/ Benard Chaniago; 30/388/2000; 2000/07/25].)](/hg/photostock/2005/01/03/s_30d38810_high_thumb.jpg) |
|
(Protes oleh forum somasi dengan poster bertuliskan tegakkan independensi bank indonesia di depan gedung Bank Indonesia/ BI, Jakarta 9 Juni 2000 [Bernard Chaniago; 2000/06/09].) |
|
|
(Protes oleh Forum Somasi dengan poster bertuliskan tegakkan independensi Bank Indonesia di depan gedung Bank Indonesia/ BI, Jakarta 9 Juni 2000 [TEMPO/ Benard Chaniago; 30/388/2000; 2000/07/25].) |
|
|
|
|
![(Protes oleh Forum Somasi dengan poster bertuliskan BI bukan bank presiden tapi bank-nya rakyat dan seorang polisi yang berjaga-jaga di depan gedung Bank Indonesia/ BI, Jakarta 9 Juni 2000 [TEMPO/ Benard Chaniago; 30/388/2000; 2000/07/25].)](/hg/photostock/2005/01/03/s_30d38808_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Gubernur Bank Indonesia (BI), Syahril Sabirin mengusap mata di sela-sela rapat kerja dengan komisi IX di Gedung MPR/ DPR Jakarta, Rabu, 20 November 2002.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030313].)](/hg/photostock/2004/12/24/s_BC02112040_high_thumb.jpg) |
|
(Protes oleh Forum Somasi dengan poster bertuliskan BI bukan bank presiden tapi bank-nya rakyat dan seorang polisi yang berjaga-jaga di depan gedung Bank Indonesia/ BI, Jakarta 9 Juni 2000 [TEMPO/ Benard Chaniago; 30/388/2000; 2000/07/25].) |
|
|
(Gubernur Bank Indonesia (BI), Syahril Sabirin mengusap mata di sela-sela rapat kerja dengan komisi IX di Gedung MPR/ DPR Jakarta, Rabu, 20 November 2002.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030313].) |
|
|
|
|
![(Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution (kiri), Gubernur BI, Syahril Sabirin (tengah) dan Deputi Gubernur BI, Miranda Goeltom (kanan) termenung ketika mendengarkan pertanyaan anggota dewan mengenai status Perum Peruri dan Bank Central Asia (BCA) pada rapat kerja dengan komisi IX DPR di Gedung Nusantara I MPR/ DPR Jakarta, Rabu, 20 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030127].)](/hg/photostock/2004/12/24/s_BC02112065_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution (kiri), Gubernur BI, Syahril Sabirin (tengah) dan Deputi Gubernur BI, Miranda Goeltom (kanan) termenung ketika mendengarkan pertanyaan anggota dewan mengenai status Perum Peruri dan Bank Central Asia (BCA) pada rapat kerja dengan komisi IX di Gedung Nusantara I MPR/ DPR Jakarta. Rabu, 20 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030127].)](/hg/photostock/2004/12/24/s_BC02112060_high_thumb.jpg) |
|
(Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution (kiri), Gubernur BI, Syahril Sabirin (tengah) dan Deputi Gubernur BI, Miranda Goeltom (kanan) termenung ketika mendengarkan pertanyaan anggota dewan mengenai status Perum Peruri dan Bank Central Asia (BCA) pada rapat kerja dengan komisi IX DPR di Gedung Nusantara I MPR/ DPR Jakarta, Rabu, 20 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030127].) |
|
|
(Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution (kiri), Gubernur BI, Syahril Sabirin (tengah) dan Deputi Gubernur BI, Miranda Goeltom (kanan) termenung ketika mendengarkan pertanyaan anggota dewan mengenai status Perum Peruri dan Bank Central Asia (BCA) pada rapat kerja dengan komisi IX di Gedung Nusantara I MPR/ DPR Jakarta. Rabu, 20 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030127].) |
|
|
|
|
![(Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Miranda Goeltom (kanan) dan Gubernur Bank Indonesia, Syahril Sabirin (kiri) pada rapat kerja dengan komisi IX di Gedung Nusantara I MPR/ DPR Jakarta, Rabu, 20 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030127].)](/hg/photostock/2004/12/24/s_BC02112064_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Miranda Goeltom (kanan) dan Gubernur BI, Syahril Sabirin (kiri) pada rapat kerja dengan komisi IX di Gedung Nusantara I MPR/ DPR Jakarta, Rabu, 20 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030127].)](/hg/photostock/2004/12/24/s_BC02112063_high_thumb.jpg) |
|
(Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Miranda Goeltom (kanan) dan Gubernur Bank Indonesia, Syahril Sabirin (kiri) pada rapat kerja dengan komisi IX di Gedung Nusantara I MPR/ DPR Jakarta, Rabu, 20 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030127].) |
|
|
(Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Miranda Goeltom (kanan) dan Gubernur BI, Syahril Sabirin (kiri) pada rapat kerja dengan komisi IX di Gedung Nusantara I MPR/ DPR Jakarta, Rabu, 20 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030127].) |
|
|
|
|
|