Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pertamina Diberi Waktu Tiga Bulan Selesaikan Cepu
Kamis, 30 Juni 2005 | 15:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Pertamina (Persero) diberikan waktu selama 90 hari atau tiga bulan oleh pemerintah untuk memfinalisasi perjanjian kontrak pengembangan Blok Cepu, Bojonegoro. Permintaan itu merupakan salah satu poin keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang digelar di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (30/6) siang.

"RUPS meminta (Pertamina) menindaklanjuti nota kesepahaman menjadi perjanjian yang mengikat dalam tempo 90 hari, sejak 25 Juni," kata Komisaris Utama Pertamina Martiono Hadianto, seusai rapat yang berlangsung selama lebih empat jam tersebut.

Direksi juga ditugaskan untuk membentuk anak perusahaan yang bakal menadi pengelola Blok Cepu.

Menurut Martiono, tim negosiasi perundingan blok kaya minyak tersebut melaporkan kepada peserta RUPS mengenai proses dan hasil negosiasi dengan ExxonMobil Indonesia. "Masalah Cepu ini dibahas secara mendetail," kata dia, sehingga dapat segera dibuat perjanjian kerjasama Join of Agreement, pembentukan anak perusahaan pengelola dan kepastian operator Blok Cepu.

Seperti diketahui, tim negosiasi Pertamina-Exxon secara prinsip telah mencapai kata sepakat. Principle of agreement telah ditandatangani akhir pekan lalu oleh ketua tim perunding Pertamina, Martiono Hadianto, dengan ketua tim Exxon yakni Vice President ExxonMobil Exploration Company for South East Asia Pacific, Stepen Greenlee.

Konsep kesepakatan adalah adjusted split, yaitu gabungan antara bagi hasil dan partisipating interest dengan harga minyak dunia sebagai patokan.

Selain itu, RUPS juga menunjuk Ernst&Young sebagai auditor laporan keuangan 2004. Menurut Martiono, rapat tidak mengagendakan dan memutuskan pergantian direksi Pertamina. "Tidak ada pembicaraan pergantian direksi".

Pertimbangannya, pemerintah belum bisa menilai kinerja direksi karena audit laporan keuangan Pertamina 2004 belum selesai. "Kinerja baru bisa dilihat setelah ada laporan audit". Sejak Septemebr 2003, Pertamina berubah status menjadi perusahaan persero. Neraca awal telah selesai dibahas antara Pertamina dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, dan kini masih di tangan Departemen Keuangan.

Muhamad Fasabeni

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyumbat Kebocoran Minyak | 21 Maret 2005
Hari Purnomo Meminta Pemeriksaan Dihentikan | 21 Maret 2005
Saya Tak Berkompeten Membubarkan Tim Terpadu | 21 Maret 2005
Untung Besar di Jalur Impor | 21 Maret 2005
Memuntir Harga Minyak Impor | 21 Maret 2005
Minyak Tanah untuk Rakyat | 14 Maret 2005
Saya Tukang Bersih-bersih | 14 Maret 2005
KPPU Harus Belajar Mengenai Kontrak | 14 Maret 2005
Tersandung Tanker Sekongkol | 14 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 07 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Oli Mesran Kaleng, Jakarta,  9 Juni 2000. [TEMPO/ Robin Ong; 30d/116/2000; 2000/06/22]. Penutupan injeksi TEL ( Tetra Ethyline Lead) atau injeksi timbal kilang minyak Sarana Injeksi Tbk, di kilang pemurnian minyak Pertamina Unit Pengolahan (UP) VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat , 15 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Mustafa Ismail; K2A/108/2001; 2001
Oli Mesran
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bekas Dirut Bank Artha Graha Pimpin Barito Pacific
Transtoto Direktur Utama Perhutani yang Baru
Dwi Soetjipto, Dirut Baru Semen Gresik
Rizal Malarangeng : Perundingan Blok Cepu Untungkan Indonesia
Geo Dipa Menangi Tender Sarulla
11 Hari Lagi Pulau Lombok Gelap
PLN dan Pertamina Saling Dukung Agar Listrik Tak Padam
Exxon Minimal Peroleh 6,5 Persen
Dirut Pertamina: Stok Premium Kritis
DPR Tak Akui Tim Perunding Blok Cepu
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
UU RI No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas

Website

PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data