Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bagi Hasil Blok Cepu Tidak Lazim
Rabu, 29 Juni 2005 | 18:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro menyatakan, pola bagi hasil antara antara pemerintah dengan kontraktor (Pertamina, ExxonMobil Oil Indonesia, dan pemerintah daerah Bojonegoro) di Blok Cepu tidak lazim. Sehingga belum tentu dapat diterapkan untuk kontrak-kontrak lapangan minyak lainnya.

"Pola bagi hasil ini baru pertama kali diterapkan di Indonesia," kata Purnomo di Jakarta, Rabu (29/6).

Seperti diketahui, tim negosiasi Pertamina-Exxon secara prinsip telah mencapai kata sepakat. Principle of agreement telah ditandatangani akhir pekan lalu oleh ketua tim perunding Pertamina, Martiono Hadianto, dengan ketua tim Exxon yakni Vice President ExxonMobil Exploration Company for South East Asia Pacific, Stepen Greenlee.

Konsep kesepakatan adalah adjusted split, yaitu gabungan antara bagi hasil dan partisipating interest dengan harga minyak dunia sebagai patokan. Padahal umumnya split yang diterapkan dalam production sharing contract standar adalah 85 persen bagian pemerintah dan 15 persen kontraktor, untuk kontrak minyak.

Menurut Purnomo, konsep bagi hasil Cepu tidak akan mempengaruhi atau mengubah kontrak-kontrak bagi hasil migas sebelumnya. "Kontrak yang telah ada harus dihormati," katanya. Tapi perubahan kontrak dimungkinkan bila ada kesepakatan atau persetujuan diantara kedua pihak.

Menteri menambahkan hingga kini kesepakatan bagi hasil Cepu masih pada tingkat antar perusahaan. Selanjutnya akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Pertamina, untuk dimintakan persetujuannya. "(Jadi) belum dilaporkan ke pemerintah," katanya.

Muhamad Fasabeni

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bak Kembali ke Perut Bumi | 14 Maret 2005
Di Antara Pilihan | 21 Pebruari 2005
Tegang Menjelang Naik | 21 Pebruari 2005
Bisnis Sepekan | 14 Pebruari 2005
Ketika Purnomo Tersengat Karaha | 06 Desember 2004
Lobi dari Houston  | 17 November 2003
Bisnis Sepekan  | 27 Oktober 2003
Bisnis Sepekan  | 20 Oktober 2003
Bisnis Sepekan  | 08 September 2003
Bisnis Sepekan  | 25 Agustus 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro tertawa  saat mendengarkan penjelasan salah seorang staf Deputi I menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat pada acara jumpa pers  mengenai kebijakan pengurangan subsidi bahan bakar minyak tahun 2002 di kantor Meneg Komunikasi dan Informasi Jalan Merdeka Barat Jakarta , 23 Januari 2002 [ TEMPO/Bagus Indahono; K8A/121/2002; 2002 ] Pengeboran minyak di pertambangan minyak Exxon Mobil, Bojonegoro, 23 Februari 2001 [TEMPO/ Mahanizar; 32D/273/2000; 20010406].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010506-004, 20010506-125
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
Pengeboran Minyak Exxon di Bojonegoro
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Berbagai Kalangan Pertanyakan Bagi Hasil Cepu
Stok Premium untuk 12 Hari, Solar 14 Hari
Exxon Cepu Dapat 13,5 Persen
Pemerintah Tambah Pasokan Solar ke PLN
Pemerintah Tanggung Pajak Eksplorasi
Aburizal Isyaratkan Perpanjang Kontrak ExxonMobil
Pemerintah Turunkan Porsi Bagi Hasil di Arun
Dipertimbangkan Penutupan Pabrik Pupuk di Aceh
Verifikasi Aset Tetap Pertamina Selesai
Aburizal: Kesepakatan Pertamina-Exxon Terlalu Kecil
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

PLN NTB Tambah Mesin 5 Megawatt Selama Ramadhan
Mulai Besok Tempat Hiburan di Bogor Tutup
Liga Champions, Klub Inggris Dapat Lawan Enteng
Pembobol Dana BNI Radio Dalam Dicokok
Hasil Undian Liga Champions

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data