|
Obligasi Riau Lewat Perusahaan Daerah
Kamis, 23 Juni 2005 | 14:57 WIB
TEMPO Interaktif, Pekanbaru: Kendati berminat, Gubernur Riau HM. Rusli Zainal menyatakan masih mempertimbangkan banyak hal sebelum menerbitkan obligasi daerah. “Kami masih menunggu perangkat peraturan yang memadai, membenahi neraca, dan kas daerah,” kata dia kepada Tempo, Kamis (23/6).
Rusli menegaskan, obligasi tersebut nantinya tidak akan diterbitkan oleh Pemerintah Riau, melainkan oleh perusahaan daerah yang ada. “Riau punya Bank Riau, PT SPR, PT RP, dan sejumlah BUMD lainnya yang dinilai mampu menerbitkan obligasi ini, “ ujar Rusli.
Rusli menambahkan, pemerintah juga mendukung rencana PT Pengembangan Investasi Riau (PIR) menerbitkan reksadana. Direktur PIR Rida Kaliamsi membenarkan, pihaknya berencana menerbitkan dua jenis reksadana yaitu Riau Liquid dan Riau Fund. Masing-masing bernilai Rp 1 triliun.
Ia mengatakan, penerbitan reksadana ini juga dimaksudkan untuk membiayai proyek pembangunan di luar APBD. Rida yakin penerbitan reksadana ini sangat prospektif mengingat pembangunan ekonomi Riau sedang meningkat tajam.
“Selama ini hampir seluruh proyek pembangunan didanai APBD, padahal ada cara lain yang lebih melibatkan peran masyarakat secara luas,“ kata Rida.
Rida mengaku sangat optimistis penerbitan reksadana dan obligasi akan mendapat sambutan positif masyarakat. Sebab dalam kurun lima tahun terakhir, banyak masyarakat Riau yang menanamkan investasinya di daerah lain.
“Masyarakat bisa dilibatkan untuk membangun jalan tol atau proyek air bersih yang selama ini belum maksimal di Riau,” ujar dia. PIR berharap dapat menerbitkan reksadana pada 8 Juli. Untuk itu, PIR tengah menjalin kerja sama dengan Sinar Mas Sekuritas.
Jupernalis Samosir
INDEKS BERITA LAINNYA :
|