|
Geo Dipa Menangi Tender Sarulla
Kamis, 23 Juni 2005 | 06:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim tender PLN telah secara resmi mengumumkan pemenang pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Sarulla di Sumatera Utara. Pengumuman ini dilakukan oleh Tim Tender PLN sejak minggu lalu dengan pemenang PT Geo Dipa Energi.
Direktur Pembangkitan dan Energi Primer PT PLN (persero), Ali Herman Ibrahim, menyatakan secara resmi pemenang tender telah diumumkan yautu Geo Dipa. "Kami telah mengirimkan surat pemberitahuan ke Geo Dipa sebagai pemenang,"katanya di gedung DPR.
Menurut Ali kepastian pemenang tender Sarulla diumumkan setelah tanggapan mengenai sanggahan Medco diberikan.
Sebelumnya Ali Herman menjelaskan harga yang ditawarkan oleh Geo Dipa lebih rendah dari Medco yang juga menjadi peserta tender. "Dari hasil pembukaan penawaran PLTP Sarulla, Geo Dipa US$ 4,455 sen dan Medco US$ 4,642 sen per KWH,"katanya.
Yang diinginkan PLN, menurut Ali, harga yang lebih murah sehingga pemenangnya jelas yang lebih menguntungkan PLN.
PT. Geo Dipa Energi merupakan pengelola panas bumi yang memanfaatkannya sebagai sumber tenaga pembangkit listrik. Perusahaan ini merupakan perusahaan Joint Venture antara PLN dengan Pertamina.
Proyek PLTP Sarulla dimulai sejak 1990-an, dengan kapasitas awal 110 Megawatt dan dapat dikembangkan menjadi 400 megawatt. Tujuan pembangunannya untuk memenuhi pasokan listrik ke Sumatera bagian Utara yang defisit.
Sebelumnya PLTP Sarulla dimiliki oleh Unocal, perusahaan energi asal Amerika Serikat, yang kemudian dibeli PT PLN (persero) sebesar US$ 60 juta. Saat krisis ekonomi 1998, proyek dengan nilai investasi US$ 250 juta ini dihentikan oleh pemerintah lewat Keputusan Presiden No 39/1997. Kini pemerintah menyetujui melanjutkan pembangunannya.
Proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi Sarula merupakan satu dari tujuh kontrak listrik swasta (IPP Independen Power Plant) yang dilakukan negosiasi ulang akibat krisis 1998. Yang lainnya, PLTP Dieng, PLTP Patuha, PLTP Wayang Windu, PLTP Bedugul, PLTP Kamojang, dan PLTP Karaha Bodas.
Muhamad Fasabeni
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|