Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

NTB dan NTT Dilanda Busung Lapar

Pemerintah Sediakan Bantuan Bibit
Rabu, 22 Juni 2005 | 16:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan menyediakan bibit tanaman penghasil protein dan sapi bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat untuk memerangi busung lapar dan gizi buruk yang melanda dua provinsi itu.

Menteri Pertanian Anton Apriantono mengatakan, rencana pemberian bantuan itu telah disepakati bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab. "Untuk jangka pendeknya akan ditangani oleh Menko Kesra, sedangkan program jangka menengah dan panjang dilakukan oleh Departemen Pertanian," kata Anton di kantornya, Rabu (22/6).

Menurut dia, bantuan yang akan diberikan berupa penyediaan benih mete, jagung, kacang tanah, dan sapi. Jumah bibit mete yang akan ditanam di NTT dan NTB sebayak 8 juta bibit. Berasal dari bantuan Kementerian Koperasi, Menteri Kehutanan, dan World Food Program (WFP). Sedangkan bibit sapi, berasal dari bantuan Kementerian Koperasi sebanyak 500 ekor dan dari Asosiasi Koperasi Bisnis Nasional 5.000 ekor.

Pemberian bantuan ini rencananya akan dilaksanakan pada September mendatang. Sebab, saat itu sudah mulai memasuki musim hujan. "Jadi bisa mulai menanam," kata Anton.

Berapa total dana yang dibutuhkan, Anton mengaku belum menghitung pasti. Namun, sebagian kebutuhan dana untuk program bantuan ini sudah tersedia di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2005. Di antaranya adalah dana dekonsentrasi Departemen Pertanian tahun 2005 untuk provinsi NTB sebesar Rp 80,2 miliar dan untuk provinsi NTT Rp 88,1 miliar.
rinny kustiani


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemprov Jatim-WFP Luncurkan Program Rehabilitasi Gizi
Mahasiswa UGM Gelar Aksi Soal Busung Lapar
Mensos Kritik Peran LSM Soal Busung Lapar
Posyandu Akan Jadi Gerakan Besar
RS Koja Rawat Tiga Penderita Gizi Buruk
Pengobatan dan Perawatan Balita Gizi Buruk di Yogyakarta Gratis.
IDAI: Balita Gizi Buruk Wajib Masuk Rumah Sakit
Penderita Busung Lapar di Lombok 903 Orang
255 Balita Bogor Bergizi Buruk
22 Ribu Balita di Cianjur Kekurangan Gizi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data