Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ganti Rugi Peternak Terkendala Mekanisme Keuangan
Rabu, 22 Juni 2005 | 16:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Rencana pemerintah memberikan ganti rugi kepada peternak yang unggasnya terkena flu burung masih terkendala kendala mekanisme keuangan.

"Sudah dibicarakan dengan wakil presiden, sekarang kendalanya ada pada mekanisme pengeluaran uang tanggap darurat," kata Menteri Pertanian Anton Apriyantono di kantornya, Rabu (22/6).

Hambatan itu, imbuh Anton, adalah ketidakcocokan antara pagu anggaran Departemen Pertanian dengan harga bibit ayam di pasaran dan mekanisme pemberian ganti rugi. "Pilihannya antara penunjukan langsung atau melalui proses lelang," ungkapnya.

Ia memperkirakan, dengan alasan keadaan darurat pemberian ganti rugi akan dilakukan lewat penunjukan langsung. Ganti rugi yang akan diberikan berupa ayam dewasa atau ayam yang berumur satu hari. "Pemerintah tidak memberikan ganti rugi dalam bentuk uang," tuturnya.

Menyinggung perihal unggas yang akan diganti, Menteri Anton mengatakan jumlahnya akan disesuaikan dengan kemampuan pemerintah. Walhasil tidak semua unggas yang mati akan diganti.

Anton mengingatkan, saat ini Departemen Pertanian sangat berhati-hati mengeluarkan uang. "Sekjen tidak berani keluarkan uang sebelum semuanya jelas, nanti malah masuk KPK," ujarnya.

Rini Kustiani

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tekad untuk Mengatasi Salah Kaprah  | 06 Oktober 1998
Bisnis Sepekan  | 20 Oktober 2003
Anjing Edan Menebar Maut  | 06 Oktober 2003
Bisnis Sepekan  | 29 September 2003
Ke Cancun, Membela Petani Miskin  | 08 September 2003
Ancaman dan Berkah Sonder Kebun  | 23 Pebruari 2004
Agum Gumelar  | 09 Pebruari 2004
Silakan Makan Daging Ayam  | 09 Pebruari 2004
Menggugat Sikap Lamban Pemerintah | 09 Pebruari 2004
Bungaran Saragih: Penanganan Flu Burung Memang Terlambat  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Menteri Pertanian (Mentan) Ir. Wadoyo diwawancara wartawan di gedung MPR/DPR RI, Jakarta, 1991. [TEMPO/Robin Ong; 07D/341/1992; 20040714].
Ir. Wadoyo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Benarkan Kasus Flu Burung di Indonesia
Depkes : Waspadai Virus Flu Burung Serang Manusia
Dirut PT.Dirgantara Indonesia Dilaporkan Korupsi
DPR Pertimbangkan Tambahan Subsidi Pupuk
Impor Beras Jadi Opsi Terakhir
Kematian Burung Puyuh di Boyolali Karena Flu Burung
Subsidi Pupuk APBN 2005 Rp 1,3 Triliun
Indonesia Berpotensi Endemi Flu Burung
Di Tangerang Ditemukan Flu Burung pada Babi
Departemen Pertanian Ajukan Pinjaman ke IDB
> selengkapnya...


Referensi

Anthrax
Flu Burung
PP RI No. 14 Tahun 2004 Tentang Syariat dan Tata Cara Pengalihan Perlindungan Varietas Tanaman dan Penggunaan Varietas Yang Di Lindungi Oleh Pemerintah
PP RI No. 13 Tahun 2004 Tentang Penanaman, Pendapatan dan Penggunaan Varietas Asal Untuk Pembuatan Varietas Turunan Esensial
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
Daerah Endemis Antrax di Indonesia
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertanian
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data