|
Ganti Rugi Peternak Terkendala Mekanisme Keuangan
Rabu, 22 Juni 2005 | 16:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Rencana pemerintah memberikan ganti rugi kepada peternak yang unggasnya terkena flu burung masih terkendala kendala mekanisme keuangan.
"Sudah dibicarakan dengan wakil presiden, sekarang kendalanya ada pada mekanisme pengeluaran uang tanggap darurat," kata Menteri Pertanian Anton Apriyantono di kantornya, Rabu (22/6).
Hambatan itu, imbuh Anton, adalah ketidakcocokan antara pagu anggaran Departemen Pertanian dengan harga bibit ayam di pasaran dan mekanisme pemberian ganti rugi. "Pilihannya antara penunjukan langsung atau melalui proses lelang," ungkapnya.
Ia memperkirakan, dengan alasan keadaan darurat pemberian ganti rugi akan dilakukan lewat penunjukan langsung. Ganti rugi yang akan diberikan berupa ayam dewasa atau ayam yang berumur satu hari. "Pemerintah tidak memberikan ganti rugi dalam bentuk uang," tuturnya.
Menyinggung perihal unggas yang akan diganti, Menteri Anton mengatakan jumlahnya akan disesuaikan dengan kemampuan pemerintah. Walhasil tidak semua unggas yang mati akan diganti.
Anton mengingatkan, saat ini Departemen Pertanian sangat berhati-hati mengeluarkan uang. "Sekjen tidak berani keluarkan uang sebelum semuanya jelas, nanti malah masuk KPK," ujarnya.
Rini Kustiani
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|