|
Realisasi Investasi PMA Pascakrisis Meningkat
Rabu, 22 Juni 2005 | 15:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) tujuh tahun terakhir, periode 1998-31 Mei 2005, mengalami kenaikan. “Pascakrisis dilihat dari jumlah proyek kenaikannya mencapai hampir dua kali lipat,” ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Muhammad Lutfi, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Rabu (22/6).
Dalam catatan BKPM, realisasi investasi PMA dilihat berdasarkan izin usaha tetap untuk periode 1998-31 Mei 2005 mencapai 3.842 proyek dengan nilai US$ 42,5 miliar. Sedangkan periode sebelumnya 1990-1997, hanya terdapat sejumlah 1.954 proyek dengan nilai US$ 28 miliar. “Jadi nilainya juga meningkat,” ujar Lutfi lagi.
Sementara, penurunan jumlah proyek terjadi pada realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Selama kurun tujuh tahun terakhir sampai 31 Mei 2005, hanya tercatat 1.431 proyek. Jumlah ini lebih kecil dibanding periode sebelumnya yang mencapai 2.799 proyek. “Tapi bila dihitung nilai investasinya ada peningkatan,” katanya.
Menurut catatan BKPM, periode 1998-31 Mei 2005 nilai realisasi investasi PMDN sejumlah Rp 110,3 triliun. Jumlah ini lebih besar dari periode 1990-1997 yang tercatat Rp 80,7 triliun.
Lebih lanjut ia menyatakan, Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur menjadi lokasi yang realisasi investasi PMDN-nya tinggi. Sedangkan realisai investasi PMA kebanyakan berada di lima provinsi, yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, dan Sumatera Utara.
rinaldi dorasman
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|