Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Jangan Campur Tangan Harga Obat
Selasa, 21 Juni 2005 | 20:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengusaha farmasi menginginkan pemerintah tidak mengintervensi harga obat generik bermerek. "Biarkan pengaturan dengan mekanisme pasar, jangan diintervensi,"ujar Ketua Umum Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia, Anthony Ch Sunarjo, saat dihubungi, Selasa (22/6).

Pernyataan Anthony sebagai reaksi atas rencana Departemen Kesehatan (Depkes) yang akan melakukan penetapan batas atas harga obat generik bermerek dibandingkan dengan obat generik berlogo sebelumnya.

Mekanisme pasar yang dimaksudnya adalah melalui sistem asuransi kesehatan. Dengan sistem ini, menurut Anthony, pihak asuransi kesehatan dapat bernegosiasi dengan produsen obat yang ingin agar produknya masuk ke dalam daftar obat yang digunakan dalam asuransi kesehatan tersebut.

Hasil negosiasi ini, akan menguntungkan konsumen karena akan mendapatkan harga obat yang lebih murah. Di sisi lain, perusahaan farmasi akan memperoleh keuntungan dengan tingginya volume produk karena mencakup daerah konsumen pengguna asuransi kesehatan yang lebih luas.

Sistem itu akan dapat menurunkan biaya promosi bagi perusahaan farmasi dalam mempromosikan produknya. "Dengan seperti ini, semua kepentingan terpenuhi. Hampir setiap negara sudah mengatur harga dengan menggunakan cara ini,"ujar Anthony.

Rinaldi D. Gultom

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tiga Departemen Terkorup  | 29 Juli 2002
Gelombang Panas-Atis Melanda Banyumas | 14 Januari 2002
Mengapa MT Dilarang? | 08 Januari 1977
Tugas Tumbelaka | 30 Desember 1978
1979, Menciut Jumlahnya | 30 Desember 1978
Dengan Tetra | 23 Desember 1978
Depo Dicoba Di Sini, Di AS Dilarang | 16 Desember 1978
Ada Yang Hilang | 16 Desember 1978
Depkes Merangkul Dukun | 16 Desember 1978
Harapan Padamu, Manggarai | 09 Desember 1978
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Depkes : Waspadai Virus Flu Burung Serang Manusia
Kimia Farma Naikkan Harga Jual Produk
Menkes: Cakupan Imunisasi Polio 85 Persen
Menkes: Penderita Busung Lapar Kini Berkurang
Menkes: Meski Dieelisting WHO Vaksin Biofarma Aman
1.632 Balita di Yogyakarta Kurang Gizi
Vaksin Polio Biofarma Tetap Digunakan dalam Imunisasi Massal
Depkes Tolak Privatisasi Rumah Sakit
Depkes Minta Rp 9,4 Triliun Dalam APBN Perubahan
Dua Orang Lagi Dipastikan Mengidap Polio
> selengkapnya...


Referensi

Penjelasan Menteri Kesehatan Tentang Praktek Kedokteran (Termasuk Malapraktek)
Baku Tuding Malapraktek
Trend CDR dan SR TB Paru (1997-2003)
UU RI No.9 Thn.1960 Tentang Pokok - Pokok Kesehatan
PP RI No.39 Thn.1995 Tentang Penelitian Pengembangnan Kesehatan
PP RI No.32 Thn.1996 Tentang Tenaga Kesehatan
Perang
Polio Impor di Sukabumi (II)
Polio Impor di Sukabumi
> selengkapnya...

Website

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Badan Pengawas Obat dan Makanan
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data