|
Dulu Janji Turun, Sekarang Malah Naik
Selasa, 21 Juni 2005 | 19:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Belum sebulan janji Menteri Agama Maftuh Basyuni berjanji menurunkan biaya perjalanan haji. Kini bicara lain. Ongkos Naik Haji (ONH) diperkirakan akan mengalami kenaikan terkait dengan naiknya harga bahan bakar pesawat terbang, avtur. "Kami masih ingin utak atik berapa persisnya, karena ada kenaikan avtur,"kata Menteri Agama Maftuh Basyuni seusai bertemu dengan Menneg BUMN Sugiharto dan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar, di Kantor Kementerian BUMN, Senin (20/6) malam.
Rabu tengah malam bulan lalu (25/5), kepada TEMPO dan Pikiran Rakyat, Menteri Maftuh berjanji menurunkan ONH.
"Kami sudah berhasil mengurangi biayanya kecuali ongkos penerbangan,"ujar Menteri Agama Maftuh Basyuni waktu itu.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar menyatakan bahwa kenaikan ongkos pesawat untuk musim haji mendatang berkisar US$ 60 per orangnya. "Karena kenaikan harga avtur,"kata dia. Namun Emirsyah menambahkan masalah haji bukan wewenang Garuda. "Kami masih usaha menurunkan (biaya) dengan cara efisiensi,"katanya. Garuda menggunakan harga sebesar USD 1235 untuk zona I, USD 1335 untuk zona II, dan USD 1445 zona III.
Menteri Agama Maftuh ketika menyampaikan hasil rancangan BPIH 2006 kepada komisi Agama DPR di gedung DPR, bila dibangding BPIH 2005 maka BPIH tahun depan naik sebesar USD 78,88 untuk komponen valuta asing dan menurun Rp 240.939 untuk komponen rupiah. "Biaya itu sudah termasuk biaya penerbangan, biaya operasional dalam negri, biaya operasional luar negri, dan biaya si jamaah haji,"kata Maftuh.
Tito Sianipar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|