Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Benarkan Kasus Flu Burung di Indonesia
Jum'at, 17 Juni 2005 | 01:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Pertanian Anton Apriyantono mengakui, ada satu kasus flu burung di Indonesia. Ia juga menyatakan, virus flu burung berpotensi masuk ke dalam tubuh manusia.

"Kemungkinannya ada tempat menempel yang sama (molekul mikro tertentu) yang kemungkinan menjadi tempat bagi virus ini, baik di unggas maupun di manusia," kata Anton kepada Tempo, Kamis (16/6).

Anton melanjutkan, peternak yang sample darahnya terkena virus flu burung memang tidak ada tanda-tanda sakit sebelumnya. "Bahkan setelah diketahui dalam darahnya ada virus H5S1, dia tetap baik-baik saja," ujarnya.

Artinya, kata Anton, tidak selalu orang yang terkena virus flu burung akan langsung terkena dampaknya. Oleh karenanya, lanjut Anton, penanganan flu burung pada unggas akan terus digencarkan.

Menurut dia, dengan adanya informasi mengenai seorang peternak yang sample darahnya positif terkena flu burung, Departemen Pertanian akan lebih menekankan biosecurity, seperti menerapkan tata cara beternak yang benar dan bersih, serta memisahkan peternakan unggas dengan peternakan babi.

Selain itu memusnahkan unggas yang positif terkena flu burung. "Kami juga tetep melakukan vaksinasi," kata dia.

Direktur Kesehatan Hewan Departemen Pertanian Tri Satria Naipospos mengatakan, pekerja di peternakan yang terkena flu burung hanya terekspose saja. "Karena tidak ada gejala sakit sebelumnya," kata Tri.

Tri memaparkan, ketakutan dunia saat ini lebih disebabkan pada potensi menularnya flu burung. Sedangkan di Indonesia belum ada indikasi, sampai akhirnya seorang pekerja di peternakan diketahui terkena virus flu burung. Rini Kustiani


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Depkes : Waspadai Virus Flu Burung Serang Manusia
Dirut PT.Dirgantara Indonesia Dilaporkan Korupsi
Kematian Burung Puyuh di Boyolali Karena Flu Burung
Indonesia Berpotensi Endemi Flu Burung
Di Tangerang Ditemukan Flu Burung pada Babi
Puluhan Ribu Puyuh di Boyolali Mati
Anton: Unggas yang Positif Flu Burung Harus Dimusnahkan
Sumatera Selatan Bebas Flu Burung
Deptan Meneliti Infeksi Flu Burung Pada Babi
Pemerintah Optimistis Bebas Flu Burung 2007
> selengkapnya...


Referensi

Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data