Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Transaksi Repo Dimulai Hari Ini
Rabu, 15 Juni 2005 | 04:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Lima bank anggota Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (Himdasun) akan mengawali transaksi repo di Indonesia. PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Danamon Tbk, PT Bank Permata Tbk, Deutsche Bank, dan Standard Chartered Bank akan menandatangani master repurchase agreement (MRA) hari ini, Rabu (15/6)."Dengan penandatanganan MRA oleh lima bank ini, berarti transaksi repo sudah dimulai,"ujar Direktur Eksekutif Himdasun, Yudhi Ismail.

Transaksi repo, seperti transaksi gadai, jika pemegang surat itu sudah jual bisa membeli kembali. Transaksi repo ini akan diikuti oleh anggota Himdasun lainnya. Saat ini Himdasun beranggotakan 20 bank (14 bank lokal dan 6 bank asing)dan 4 perusahaan sekuritas. Dulunya transaksi seperti ini tak diperbolehkan.

Untuk market maker, menurut Yudhi, Himdasun, Direktorat Pengelolaan SUN Departemen Keuangan, Bank Indonesia, dan Badan Pengawas Pasar Modal sedang mengkaji pembentukannya. Market maker inilah yang nantinya setiap hari akan memberikan harga penawaran (live price, bukan harga indikatif) untuk menjual dan membeli (Surat Utang Negara) SUN di pasar sekunder.

Tujuan dibentuknya market maker ini agar pasar SUN lebih likuid. Namun sebelum dibentuk pasar itu, ada dua hal yang harus mengawalinya. Pertama, harus ada infrastruktur berupa sistem perdagangan (trading system) yang kuat. Kedua, pasar reponya harus berkembang dulu.

Fanny Febiana

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Peluncuran saham Bank Central Asia (BCA) di Bursa Efek Jakarta (BEJ), 31 Mei 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/238/2000; 20000705].<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010729-004 Peluncuran saham Bank Central Asia (BCA) di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jakarta, 31 Mei 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/238/2000; 20000705].
Bursa Efek Jakarta
BEJ
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Multistrada Mulai Listing Hari Ini
Peresmian Sistem Perdagangan Alternatif Ditunda
Suku Bunga SBI Tetap 8 Persen
Bakrieland Investasikan Rp 500 miliar Bangun Hotel dan Resort
Philip Morris Belum Akan Tambah Saham Publik di Sampoerna
Indeks Menguat, Jual Saham Rokok
Presiden: Pemerintah Berkoordinasi dengan BI Untuk Jaga Nilai Tukar Rupiah
Darmin: Bapepam Akan Revisi Aturan Pemilihan Direksi BEJ
IHSG Tak Bisa Dijadikan Tolok Ukur
Inco Tambah Investasi untuk Naikkan Kapasitas Produksi
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Nasib Porto Belum Jelas
Manchester City Kembali Boyong Shaun Wright-Phillips
Kenyon: Sheva Pantas Kami Beli
Wajib Pajak dan Objek Pajak Diperluas
Sampel DNA Dua "Asrori" Akan dicocokkan

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data