|
Aburizal : Tidak Ada Pengusaha yang Mau Berkelahi
Selasa, 14 Juni 2005 | 04:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Koordinator Perekonomian, Aburizal Bakrie, menyatakan seandainya Cemex sudah tidak memiliki saham lagi di PT Semen Gresik Tbk., berarti persidangan arbritase yang dijadwalkan pada Juli mendatang akan batal. "Kalau penjualan saham (Cemex) sudah jadi, arbitrase seharusnya batal,"kata Aburizal di Jakarta, kemarin.
Menurut Aburizal, seharusnya Cemex mengakui, dengan tidak adanya saham Cemex di Semen Gresik berarti arbitrase gagal. "Penjualan saham Cemex adalah urusan bisnis to bisnis. Pada dasarnya, tidak ada pengusaha yang mau berkelahi,"katanya.
Mengenai kepastian Cemex untuk menjual sahamnya yang sebesar 25,53 persen, menurut Ical, panggilan akrab Aburizal, pihak Cemex lah yang menyampaikan rencana penjualan tersebut kepada dirinya. "Dia (Cemex) mengatakan mau jual (saham), saya bilang boleh,"ujarnya.
Kasus sengketa Semen Gresik dan Cemex ini akan kembali ke pengadilan International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID) yang akan berlangsung di Washington, Amerika Serikat pada 28-30 Juli 2005.
Cemex menggugat pemerintah Indonesia dengan mendaftarkan permohonan arbitrase ke pengadilan ICSID pada 27 Januari 2004. Dalam gugatannya Cemex meminta pengadilan menjatuhkan sanksi denda sekitar US$ 400 juta kepada pemerintah.
Produsen semen asal Meksiko itu menilai pemerintah tidak mampu memenuhi kewajibannya, sesuai dengan kontrak perjanjian jual-beli (CSPA) saham Semen Gresik. Kewajiban itu adalah mendukung pemisahan PT Semen Padang dari Semen Gresik. Semen Padang adalah salah satu anak perusahaan Semen Gresik, selain PT Semen Tonasa.
Cemex berharap penyelesaian melalui meja perundingan itu dapat dituntaskan sebelum 28 Februari lalu, tapi sampai saat terakhir antara pemerintah, pemegang 51 persen saham Semen Gresik, dan Cemex tidak juga tercapai kesepakatan sehingga Cemex kembali membawa masalah ini ke sidang arbitrase.
Tito Sianipar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Kegiatan bongkar muat Semen Padang dari kapal ke truk di Pelabuhan Belawan, Medan, 4 September 2000. [TEMPO/ Robin Ong; 31D/285/2000; 20001114].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20011104-128, 20020707-126](/hg/photostock/2005/04/01/s_31d28501_high_thumb.jpg) |
![Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aburizal Bakrie dalam jumpa pers tentang perekonomian Indonesia pasca ledakan bom di Hotel JW. Marriot di Media Center, Jakarta, 19 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/052/2003; 20030929].](/hg/photostock/2005/01/18/s_K18A05205_high_thumb.jpg) |
| Bongkar Muat Semen Padang
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|