Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pasca Kasus Mandiri, Kredit Bank Seret
Jum'at, 10 Juni 2005 | 18:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Komite Pemulihan Ekonomi Nasional Sofjan Wanandi mengeluhkan seretnya kredit dari bank nasional kepada pengusaha saat ini. "Kasus Bank Mandiri membuat bank-bank nasional takut menyalurkan kreditnya," katanya di Jakarta, Jumat(10/6).

Bank tidak mau menyalurkan kredit dengan alasan jika kreditnya nanti macet akan berujung ke Kejaksaan. Karena itu, bank kini lebih senang menyimpan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Bahkan, untuk sektor-sektor yang prospektif dan kreditnya selama ini tergolong lancar, perbankan juga enggan mengucurkan kredit. Akibatnya, pengusaha mengalami kesulitan dalam pembiayaan.

Kondisi ini, menurut Sofjan diperparah dengan sejumlah peraturan Bank Indonesia. "Contohnya, BI memberikan petunjuk bahwa tekstil itu sunset industry sehingga tidak layak diberikan kredit."

Untuk mengatasi sulitnya kucuran kredit ini, Sofjan mengatakan, pemerintah akan memberikan petunjuk kepada bank-bank. "Itu akan dilakukan pekan depan."
sutarto


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menkeu: Pengembalian Kredit Seret Tidak Bisa 100 Persen
"BI yang Berwenang Putuskan Kredit Macet"
Kadin Akan Lobi BI Soal Kredit Seret
Sikap Pemerintah Pada Debitor Mandiri Disesalkan
Sudwikatmono Belum ke Luar Negeri
Pengacara Lativi Pertanyakan Status Tersangka Kliennya
Dirut Lativi Jadi Tersangka Kredit Macet Mandiri
Pemerintah Akan Hapus Piutang Macet
Corporate Banking Bank Mandiri Ikut Setujui Kredit CGN.
Kejaksaan Perpanjang Penahanan Neloe Dkk
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Dipasena
Kasus-kasus Korupsi di Indonesia
Program-program Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh Memberantas KKN
ICW : Buka Kembali Kasus Korupsi yang Di SP3
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Bank Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data