Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Aburizal Bakrie : Harapkan Rp 13 Triliun dari Privatisasi
Jum'at, 10 Juni 2005 | 15:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Aburizal Bakrie mengatakan, tidak ada perubahan mengenai kebijakan privatisasi BUMN. Namun, privatisasi akan dilakukan saat harga dalam kondisi yang baik. "Buat saya kebijakan privatisasi tidak berubah. Tapi bukan berarti harus ada sekarang, kan, kebijakan tidak berubah. Tapi kita lihat pasar dan harga yang bisa kita capai pada waktu setinggi mungkin,"kata Ical, sapaan akrab Aburizal, usai salat Jumat di Departemen Keuangan Jakarta, Jumat (10/6).

Saat ini, menurut Ical, kondisi cash flow negara dalam keadaan aman. Sehingga, tidak memerlukan suatu penjualan yang dilakukan setiap waktu dan kapan saja meskipun harga buruk. "Sekarang kita bisa bernapas, dan dengan itu, kita bisa bilang hanya akan menjual bila harga baik. Namun, jika sekarang harga baik why not? Saya hanya harapkan Rp 13 triliun itu,"kata Ical.

Ical membantah jika dirinya dikatakan tidak setuju rencana Meneg BUMN yang akan mengganti privatisasi dengan deviden. "Yang bilang nggak bisa siapa? Itu,kan hanya pendapat-pendapat, saya mengatakan kalau bisa misalnya deviden dapat privatisasi dapat,"ujarnya.

Saat ini yang paling penting, menurut Menteri Aburizal, pemerintah segera mendapatkan pemasukan sebesar Rp 13 triliun dan penyelesaian kredit ADB sebesar US$ 250 juta dapat segera terlaksana. Karena, jika tidak akan terdapat ketimpangan pada APBN 2005.

Menko Perekonomian Aburizal Bakrie dan Menteri Keuangan Jusuf Anwar beberapa waktu lalu menagih hasil privatisasi BUMN yang tahun ini belum direalisasikan oleh kantor kementrian BUMN. Adapun target penerimaan deviden BUMN tahun ini sebesar Rp 9,5 triliun. Dan pendapatan dari privatisasi sebesar Rp 3,5 triliun.

Suryani Ika Sari

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aburizal Bakrie dalam jumpa pers tentang perekonomian Indonesia pasca ledakan bom di Hotel JW. Marriot di Media Center, Jakarta, 19 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/052/2003; 20030929]. Ketua Apindo Sofjan Wanandi (kiri) dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aburizal Bakrie dalam jumpa pers tentang perekonomian Indonesia pasca ledakan bom di Hotel JW. Marriot di Media Center, Jakarta, 19 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/052/2003; 20030929].
Aburizal Bakrie
Sofjan Wanandi dan Aburizal Bakrie
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pertemuan 9 Jam Presiden dan Para Pembantunya
Bantuan Aceh Bertumpuk di Belawan
Pemerintah Cabut Gugatan Perdata Terhadap Newmont
Aburizal : Kredit Bakrie di Bank Mandiri Tidak Macet
Pemerintah Sudah Bayar Rp 3,3 Triliun ke Pertamina
Dana Subsidi Impor BBM Habis
Menteri Keuangan : Fundametal Bank Mandiri Tidak Bermasalah
KAA Tak Akan Dimanfaatkan Melawan Negara Maju
Aburizal Bakrie: Defisit Indonesia Terendah di Asia
Anggaran Untuk Departemen Baru Sudah Final
> selengkapnya...


Referensi

Profil Aburizal Bakrie
Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
PP RI No. 56 Tahun 1999 Tentang Penjualan Saham Milik Negara RI Pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.
Kepres RI nomor 122 Tahun 2001 Tentang Tunjangan Tim Kebijakan Privatisasi BUMN
kepres nomor 24 tahun 2001 tentang tim konsultasi BUMN

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data