|
Program Pemerintah Tekan Busung Lapar
Kamis, 09 Juni 2005 | 23:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan meningkatkan pendapatan masyarakat dengan mengembangkan pertanian spesifik di tiap daerah. Menteri Pertanian Anton Apriyantono menyatakan, langkah ini diambil untuk menaikkan pendapatan masyarakat sehingga bisa menekan penyakit busung lapar. "Ini harus disesuaikan dengan iklim di tiap daerah,"kata Anton usai sidang kabinet membahas busung lapar di kantor presiden.
Ada tiga hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah pusat dan daerah untuk melaksanakannya. Menurut Anton, ketiga hal itu : soal pengadaan lahan, permodalan dan bibit. Lahan tidur di tiap daerah akan diberdayakan bagi masyarakat untuk bertani. Sedangkan soal permodalan, khususnya bibit, pemerintah akan menyediakannya.
Pemerintah melihat peningkatan pendapatan masyarakat ini menjadi hal yang penting. Maka masyarakat perlu diberdayakan sesuai potensi daerahnya. Sebagai contoh, pemerintah lewat kementerian UKM telah memberikan bantuan pengadaan bibit mete dan suku masing-masing dua juta dan 500 ribu bibit untuk NTT. Sedangkan NTB, masalahnya lebih ke soal pendidikan gizi yang baik dan juga kemiskinan. "Trennya sebenarnya masalah ini menurun,"katanya.
Budiriza
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K21A20603_high_thumb.jpg) |
![Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K15A40706_high_thumb.jpg) |
| Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
|
|
| Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|