Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Minta Perbankan Dukung Usaha Kecil
Rabu, 08 Juni 2005 | 19:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta perbankan nasional mendukung upaya pengembangan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama di sektor pertanian dan pedesaan.

?Kita tidak ingin bank-bank nasional hanya mengutamakan penyaluran kredit ke pengusaha-pengusaha besar,? kata Presiden pada acara penandatanganan kesepakatan bersama Menko Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab dan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah tentang penanggulangan kemiskinan di Istana Negara, Rabu (8/6).

Meski begitu, Yudhoyono menegaskan, tidak perlu ada dikotomi antara pengusaha besar, menengah, dan kecil. ?Yang penting adil, proporsional."

Pemerintah saat ini belum mampu meningkatkan kesejahteraan, daya beli serta pendapatan perkapita rakyat. Oleh sebab itu, Yudhoyono meminta perbankan nasional memberikan pelayanan terbaik, karena hal itu juga merupakan amanah dari rakyat.

Yudhoyono menjelaskan, jumlah usaha kecil-menengah di Indonesia saat ini mencapai sekitar 42 juta unit usaha. Ini setara dengan 99 persen dari total unit usaha yang ada. Sektor usaha ini menyerap tenaga kerja 79 juta orang, dari sekitar 100 juta angkatan kerja di Indonesia.

Karena itu, Presiden menyatakan, pergeseran rasio kredit perbankan menjadi sekitar 60 persen untuk usaha kecil-menengah seperti dilansir Gubernur BI Burhanuddin Abdullah lebih mencerminkan keadilan.

Yudhoyono juga mengingatkan, sewaktu krisis ekonomi menghantam Indonesia pada 1997 lalu sektor informal, usaha kecil-menengah, dan usaha pertanian justru mampu bertahan. ?Tidakkah itu pelajaran yang berharga," ujarnya. "Lantas, mengapa kita ragu-ragu untuk memberikan perhatian kepada usaha kecil-menengah?"

Menteri Alwi Shihab dalam laporannya mengatakan, kesepakatan bersama ini merupakan perpanjangan nota kesepahaman yang diteken pada 22 April 2002 lalu oleh Menko Kesra Jusuf Kalla dan Gubernur BI Syahril Sabirin.

Menurut Alwi, dalam kurun waktu tiga tahun setelah kesepakatan bersama itu diteken, kredit perbankan yang dialokasikan untuk usaha kecil-menengah meningkat dari Rp 30,1 triliun menjadi sekitar Rp 60,4 triliun tahun ini.
dimas adityo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pengrajin industri rumah tangga membuat kaca lampu petromak yang berasal dari limbah kaca di Ciampea, Bogor, 2 Mei 2001. [TEMPO/ Arie Basuki; K1A/272/2001; 20010519]. Pengrajin wayang golek di Bogor, 2 Mei 2001. [TEMPO/ Arie Basuki; K1A/272/2001; 20010519].
Pengrajin Kaca Lampu Petromak
Pengrajin Wayang Golek
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pengusaha UKM Bisa Dapat Kredit Hingga Rp 5 Miliar
Bank Dunia Alokasikan US $ 5 Juta Untuk Kembangkan UKM
Faisal Basri Kritik Wakil Presiden Jusuf Kalla
UKM Indonesia dan Amway Kerja Sama
IFC Sediakan US$ 4,6 Juta untuk UKM
Pasar Uni Eropa Terbuka Bagi Indonesia
Perbankan Nasional Alokasikan Rp 60 Triliun untuk Usaha Kecil
Telkom Kucurkan Rp 129,5 Miliar untuk Industri Kecil pada 2005
Pemenang Dji Sam Soe Award Diumumkan Besok Malam
198 UKM Lolos Seleksi Dji Sam Soe Award
> selengkapnya...


Referensi

Masalah Buruh-Pengusaha Belum Terpecahkan, Pengangguran Terus Bertambah
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2000 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Instansi Pemerintah
UU No. 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
> selengkapnya...

Website

Depnakertrans
International Labour Organization
Asosiasi Pengusaha Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Indonesia Diminta Garap Energi Iran
Calon Haji Samarinda Mengantre Lima Tahun
MUI dan NU: Kuis SMS Ramadan Itu Judi
Tiket Kereta Pasca Lebaran Masih Tersedia
18 Lampu Lalu Lintas Masih Padam Hingga Sore

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data