|
Pemerintah Tambah Pasokan Solar ke PLN
Rabu, 08 Juni 2005 | 13:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah memutuskan untuk menambah pasokan bahan bakar minyak (solar) ke PLN dari PT Pertamina. Kebijakan ini ditempuh, menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, agar pembangkit listrik PLN yang berbahan bakar minyak tetap bisa beroperasi.
"Prinsipnya tidak boleh ada pemadaman listrik," kata dia kepada pers seusai rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rabu (8/6).
Purnomo mengatakan, pasokan solar ke PLN oleh Pertamina tetap menggunakan harga Rp 2.200 per liter. Ketika ditanya apakah dengan langkah tersebut berarti Pertamina akan rugi, menurut dia hal itu baru akan diketahui pada akhir tahun. Budiriza
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro tertawa saat mendengarkan penjelasan salah seorang staf Deputi I menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat pada acara jumpa pers mengenai kebijakan pengurangan subsidi bahan bakar minyak tahun 2002 di kantor Meneg Komunikasi dan Informasi Jalan Merdeka Barat Jakarta , 23 Januari 2002 [ TEMPO/Bagus Indahono; K8A/121/2002; 2002 ]](/hg/photostock/2005/04/01/s_K8A12104_high_thumb.jpg) |
![Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro (kanan) berbincang-bincang dengan Ketua Komisi VIII, Irwan Prayitno (kiri) sebelum mengadakan rapat mengenai perkiraan harga jual dan subsidi BBM tahun anggaran 2003 di Gedung Nusantara I MPR/DPR Jakarta, Kamis, 14 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]](/hg/photostock/2004/12/27/s_BC2002111401_high_thumb.jpg) |
| Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
|
|
| Purnomo Yusgiantoro dan Irwan Prayitno
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|