Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tarif Baru Pesawat Dimumkan Pekan Ini
Selasa, 07 Juni 2005 | 18:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perhubungan Hatta Radjasa menyatakan, kenaikan tarif penerbangan akan diumumkan pekan ini.

"Angkanya sudah ada," kata Hatta di Jakarta kemarin. Namun, masih perlu dikoordinasikan terlebih dulu dengan Asosiasi Perusahaan Penerbang Indonesia (INACA) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia untuk kemudian dituangkan dalam keputusan menteri.

Ketika ditanyakan apakah kenaikannya sebesar 30 persen seperti disinyalir selama ini, Hatta belum memberi jawaban. Yang jelas, kata dia, angka referensi tarif pesawat yang baru nantinya masih di bawah rata-rata harga jual tiket saat ini, meski di atas angka referensi sebelumnya sebesar Rp 264 ribu per jam per penumpang.

Ia memberi contoh, angka referensi untuk tarif penerbangan rute Jakarta-Surabaya, yaitu sekitar Rp 300 ribu. Angka ini masih di bawah rata-rata harga jual tiket saat ini. "Sekarang kan harga tiketnya (untuk rute tersebut) Rp 300 ribu sekian," ujarnya.

Sekretaris Jenderal INACA Tengku Burhanuddin mengaku belum mengetahui angka referensi yang ditetapkan Departemen Perhubungan. Namun, kata dia, ada perbedaan dalam perhitungan INACA dan Departemen Perhubungan menyangkut penentuan load factor (tingkat angkut penumpang) dan patokan harga avtur.

Ia juga menyatakan, rumusan untuk angka referensi belum memasukkan komponen administrasi dan pajak. Karena itu, harga tiket akan lebih tinggi dari angka referensi hasil perhitungan Departemen Perhubungan. Namun, kata dia, "Para anggota INACA pada prinsipnya menyetujui angka referensi, saya nggak tahu kalau yang bukan anggota nanti mengatakan lain."

Sudaryatmo, anggota YLKI, menyatakan, pemerintah hendaknya tidak melakukan intervensi tarif. Yang lebih diperlukan adalah intervensi dalam hal keselamatan dan pelayanan. "YLKI meminta agar tarif tetap murah, tapi suistainable," ujarnya.
khairunnisa


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Cathay Pacific Tambah Armada


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008
Indonesia “Juara”
Presiden Dukung Komisi Amandemen UUD 1945
Direktur Kedaulatan Rakyat Meninggal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data