Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Malang Jakarta, Cuma 1,5 Jam
Selasa, 07 Juni 2005 | 10:58 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Jarak Malang-Jakarta semakin dekat, cuma makan waktu 1,5 jam. "Saya kini bisa membaca tatkala menunggu pesawat,"kata Rudi Tan, seorang pengusaha asal Malang, Jawa Timur.

Biasanya Rudi tak punya banyak waktu bersantai kala menunggu pesawat. Maklum untuk mengcapai ruang tunggu bandara dari rumahnya, menghabiskan banyak waktu. Biasanya, Malang-Jakarta dengan pesawat udara menghabiskan waktu sekitar 4 jam lebih. Dua jam 45 menit untuk transportasi darat dari Kota Malang menuju Bandara Juanda, Surabaya dan 1 jam 15 menit untuk waktu tempuh pesawat Surabaya-Jakarta. Itupun jika jalanan tidak macet.

Kini, tak perlu waktu sebanyak itu. Melalui Lapangan Udara Abdulrachman Saleh, Malang-Jakarta dan sebaliknya bisa ditempuh hanya dengan waktu 1,5 jam. Tentu saja dengan pesawat komersial. Sriwijaya Air sejak pekan lalu menerbangi rute Malang-Jakarta pulang pergi. Menurut Presiden Direktur Sriwijaya Air Chandra Lie, rute Malang-Jakarta PP sangat prospektif. Berdasarkan data Sriwijaya Air, jumlah masyarakat Malang yang selama ini menggunakan jasa angkutan udara lewat Bandara Juanda sebesar 30-40 persen dari total penumpang Jawa Timur. "Sejak penerbangan perdana hingga sekarang, tingkat rata-rata isian penumpang mencapai 70 persen alam,"ujar Chandra Lie, Selasa (7/6).

Memang benar, berdasarkan pengamatan Tempo yang terbang dengan Sriwijaya Air Boeing 737-200 ke Jakarta, Senin (6/6), jumlah penumpang mencapai 80 persen. Kursi kosong ada di bagian belakang pesawat. Harga tiket Rp 400 ribu.

Pemerintah Kota Malang, dan sekitarnya mendukung adanya penerbangan komersial di Malang itu. "Untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Malang Raya,"kata Walikota Malang, Peni Suparto.

Bibin dan Abdi Purnomo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Terminal bus kota Blok M, Jakarta, 1992. [TEMPO/ Hidayat SG; 13D/221/1992; 20030102]. Papan nama terminal bis Pulo Gadung, Jakarta, 22 Agustus 1996 [TEMPO/ Bodi CH; R1A/284/1996; 20010328].
Terminal Blok M
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penumpang Angkutan Udara Turun 3,45 Persen
Jalan Lintas Timur Sumatera Rusak Parah
Tiga Pejabat Pemalsu Izin Taksi Dilaporkan ke Polisi
Pejabat Pemalsu Izin Taksi, Segera Dipecat
Pegawai Dishub DKI Catut Tandatangan Wagub
Tarif Naik, ASDP Lembar Rugi Rp 600 juta
Berbenah Lewat Traffic Management Center (TMC)
Taksi Bandara Soekarno-Hatta Bebas Kriminal
Dewan Transportasi : Tak Rekomendasi Monorel dan Subway
DPRD: Dishub Tak Berwenang Tindak Pelanggar 3in1
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Situs Transjakarta-Busway
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)
PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Koalisi Akan Bahas Krisis Pakistan
PLN Gandeng Polisi Atasi Pencurian Listrik
Pagi Ini, Rusia Angkat Kaki dari Georgia
Saham di Bursaa Jepang Sesi Pagi Turun 0,67 Persen
Bush Tuntut Rusia Segera Keluar dari Georgia

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data