Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Daerah Terkena Pemadaman Bergilir Diperluas

Listrik Jawa Bali Defisit 350 Megawatt
Sabtu, 04 Juni 2005 | 17:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan Listrik Negara(PLN) memperkirakan mengalami kekurangan pasokan listrik 350 megawatt saat terjadi beban puncak mulai Sabtu(4/6) sore ini di sistem Jawa-Bali. Akibatnya, daerah yang terkena pemadaman listrik bergilir semakin luas.

Penyebabnya, satu dari tujuh Pembangkit Listrik Tenaga Uap(PLTGU) Suralaya mengalami kebocoran di bagian boiler. Kebocoran ini menyebabkan berkurangnya pasokan daya sebesar 600 megawatt ke sistem ketenagalistrikan Jawa-Bali." Hinga 9 Juni akan terus dilakukan pemadaman," kata Muljo kepada Tempo, Sabtu (3/6).

Menurut Muljo Adji General Manager Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban Jawa Bali, PLN perbaikan PLTGU Suralaya akan memakan waktu lima hari. Namun, dirinya tidak tahu persis penyebab kebocoran boiler. "Kalau boiler itu pipanya banyak, sedangkan operasinya sudah lama, jadi kejadian itu sudah biasa.”

Selain akibat kerusakan di PLTGU Suralaya, berkurangnya pasokan listrik juga disebabkan tidak beroperasinya empat dari enam unit PLTGU Muara Tawar di Bekasi, Jawa Barat. PLTG Muara Tawar tidak beroperasi penuh karena keterbatasan pasokan BBM dari Pertamina. ”Kami kehilangan 560 megawatt karena BBM langka,” ujar Muljo.

Pertamina, kata dia, berjanji mendatangkan BBM dalam waktu 12 jam untuk memenuhi kebutuhan empat unit PLTGU Muara Tawar. Diharapkan mulai Minggu (5/6), PLTGU Muara Tawar beroperasi normal. Setiap unit PLTGU uara Tawar menghasilkan daya 140 megawatt.

Mulja mengaku jika pasokan BBM Pertamina terhambat, kekurangan pasokan listrik di Jawa dan Bali semakin besar. Karena biasanya pada hari kerja, Senin-Jumat, beban listrik akan mencapai puncaknya. ”Padahal Sabtu ini saja kita kekurangan 350 megawatt,” keluhnya.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat mengurangi konsumsi listrik pada saat beban puncak, antara pukul 17.00 sampai 22.00. Dengan pengurangan pemakaian oleh konsumen, Muljo mengharap pemadaman tidak semakin meluas. Sutarto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Gedung PLN di Gambir, Jakarta, 7 September 2000. [ TEMPO/ M Safir Makki; 33D/224/2002; 20020508 ]. Gedung PLN di Gambir, Jakarta, 7 September 2000. [ TEMPO/ M Safir Makki; 33D/224/2002; 20020508 ].
Gedung PLN Gambir
Gedung PLN Gambir
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Roes Aryawijaya : Semua Karyawan PLN Terima Uang
Agustus, Pasokan Gas ke Muara Karang Penuh
PLN Dinilai Tidak Efisien
Pasokan Listrik Jawa-Madura-Bali Dikurangi
PLN Minta Penggunaan Listrik Dikurangi
Kenaikan BBM, Beban Listrik Meningkat
Geo Dipa Ungguli Medco Energi
Serikat Pekerja Laporkan Korupsi PLN
Tower Dijarah, Jawa-Madura Terancam Gelap
PLN Beri Keringanan Bagi Industri di Bandung
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Keppres RI No. 166 Tahun 1999 Tentang Tim Restrukturisasi dan Rehabilitasi PT. ( Persero ) Perusahaan listrik Negara
UU RI nomor 20 Tahun 2002 Tentang Ketenagalistrikan

Website

PT PLN (Persero)


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Gratis BBM Setahun dari Chevrolet
Adu Mahir Observasi Bintang
Toyota Turunkan Target 2009
Polisi Jawa Barat Ingatkan Pelaku Pembajakan
Ketinggian Pohon Punya Batas

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data