Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

BNI Serahkan Daftar Debitor Macet Pekan Depan
Jum'at, 03 Juni 2005 | 19:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) segera menyerahkan daftar kredit macet yang sudah dialihkan ke Direktorat Jenderal Piutang dan Lelang Negara (DJPLN) kepada Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat. BNI akan menyerahkannya pada Rabu (8/6) pekan depan.

"Kami memang diminta. Datanya sedang disiapkan," kata Direktur Utama BNI Sigit Pramono di kantornya, Jumat (3/6) sore ini.

Sebelumnya, Komisi Keuangan meminta daftar lengkap kredit macet di atas Rp 50 miliar beserta nama debitornya yang dialihkan ke DJPLN. Permintaan itu disampaikan oleh anggota dewan Fuad Bawazier dari Fraksi Reformasi dalam rapat dengar pendapat dengan BNI beberapa hari lalu. Fuad juga yang meminta daftar debitor Bank Mandiri yang sudah dilimpahkan ke DJPLN. Dari situ, diketahui ada tiga puluh empat debitor besar Bank Mandiri yang utang-utangnya dialihkan ke DJPLN.

Mengenai besarnya total kredit macet tersebut, Sigit memperkirakan cukup besar. Namun, jumlahnya tidak sebesar yang ada di Bank Mandiri yang mencapai Rp 2,3 triliun. sam cahyadi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan pada acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209]. Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan dan  Direktur Utama BNI Securities, Suryo Danisworo berbincang- bincang usai acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209].
Saifuddien Hasan
Suryo Danisworo dan Saifuddien Hasan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tingkat Kredit Macet BNI Naik
Penyimpangan TI di Beberapa BUMN Diselidiki
Sigit Pramono Kembali Pimpin BNI
Meneg BUMN Enggan Komentari Dividen BNI
Sigit Siap Kembali Pimpin BNI
BNI Usulkan Dividen 30 Persen
Sigit-Gatot Bakal Pimpin BNI
13 Bank Nasional Bentuk Sindikasi Kredit
BNI Secuirities Targetkan Kuasai 10 - 12 Persen Pangsa Pasar Reksa Dana
Adrian Waworuntu Dihukum Seumur Hidup
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 32 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. BNI Tbk Dalam Rangka Program Rekapitalisasi Bank Umum
PP RI No. 52 Tahun 1999 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke Dalam Modal Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BNI Tbk, Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BRI, Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BTN, dan Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Bank Ma

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data