Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Wapres: Denda Karaha Bodas Mungkin US$ 100 Juta
Jum'at, 03 Juni 2005 | 18:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
JAKARTA--Pemerintah memperkirakan pembayaran denda ke Karaha Bodas Company (KBC) sekitar US$ 100 juta, jika kalah dalam kasus sengketa proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi Karaha di Garut, Jawa Barat. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, ini bisa terjadi karena pemilik KBC akan diwajibkan untuk membayar denda pajak di Indonesia terlebih dulu. "Pemerintah telah menyiapkan suatu perhitungan pajak," kata Wakil Presiden di kantornya, Jumat (3/6).

Menurut Wapres, proses peradilan saat ini masih terus terjadi di Amerika Serikat. Pemerintah Indonesia akan terus mengupayakan penyelesaian kasus ini secara adil.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina Mustiko Saleh diminta komentarnya mengaku belum mengetahui perkembangan terakhir kasus Karaha seperti yang diungkapkan Wakil Presiden. Namun, ia gembira atas upaya pemerintah untuk menuntaskan kasus ini. Karena semakin berlarut, semakin lama pula dana pemerintah yang ditahan KBC di rekening milik Pertamina di Amerika Serikat.

Pada prinsipnya, Mustiko berpendapat, kasus Karaha akan selesai jika masalah legalnya sudah selesai. "Pertamina akan bertanya kepada Wakil Presiden atas kemajun kasus ini."

budi riza/syakur

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701]. Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701].
M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Sambut Cemex yang Ingin Buka Pabrik Baru
Wapres Bantah Internasionalisasi Perundingan GAM
Anak Busung Lapar Akan Diberi Susu dan Biskuit
Pemerintah Jamin Dana Rehabilitasi Hutan
Wapres Minta Australia Tangkap Pelaku Teror Anthraks
Kalla Minta Hamid Tetap di Finlandia
Pemerintah Dapat Melelang Jaminan Debitor
DPD : 10 Hari Tak Terungkap, Kapolda dan Kapolri Mundur Saja
Kalla Yakin Pelaku Bom Tentena Segera Ditangkap
Kalla: Azahari Di Balik Bom Poso
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data