Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

DPR Persoalkan Staf Khusus Menteri Freddy
Kamis, 02 Juni 2005 | 17:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi Pertanian dan Kelautan Dewan Perwakilan Rakyat pertanyakan staf khusus Menteri Kelautan. Ketua Komisi Pertanian Mindo Sianipar mengatakan, baru kali ini dewan mempertanyakan keberadaan staf khusus di Departemen Kelautan. Yang dipersoalkan, tugas staf khusus menteri yang tidak tercantum dalam tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) para direktur jenderal dan pejabat eselon satu.

"Jika tidak tercantum dan dirasa perlu, kami oke-oke saja. Namun, jika tercantum, itu mengindikasikan ada ketidakpercayaan dari menteri kepada bawahannya," kata Mindo kepada pers, kemarin.

Dia melanjutkan, keberadaan staf khusus bukan hanya dilihat dari sisi pembiayaan. Namun, tugas dan wewenang staf khusus agar tidak berbenturan dengan pegawai yang ada.

Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numbery mengatakan, pembentukan staf khusus di departemennya merupakan kewenangan dan domain setiap menteri. "Lagipula pendanaannya berasal dari dana operasional," ujarnya.

Menurut Freddy, staf khusus langsung di bawah wewenang dia. Freddy menjelaskan, staf khusus dipakai untuk mengusut masalah-masalah khusus di lapangan, yang tidak bisa sembarangan orang masuk. Dia mencontohkan, salah satu keberhasilan keberadaan staf khusus, membongkar kasus pemalsuan dokumen kapal yang selama ini tidak bisa terbongkar. "Setelah saya pakai mereka, muncul 3 tersangka. Ini kan prestasi," ujarnya. Rini Kustiani





















INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kepastian Pembukaan Larangan Ekspor Ikan Tuna September
Pemerintah Siapkan Rp 72 Miliar untuk Bangun Rumah di Aceh
Departemen Kelautan dan Perikanan Gelar Paparan Kerja
Pemerintah Hentikan Sementara Impor Kapal Ikan Eks Taiwan
Menteri Kelautan dan Perikanan mencanangkan Pemberdayaan dan Pelayaran Terpadu Masyarakat Pesisir
Relokasi Nelayan 2005 Butuh Dana Rp 40 Miliar
Mataram Jadi Pusat Mutiara Internasional
Tangerang Minta Izin Bangun Pelabuhan Ikan Modern
Produksi Perikanan 2009 Ditargetkan 10 Juta Ton
Konsumsi Ikan Meningkat Dalam Tiga Tahun Terakhir
> selengkapnya...


Referensi

Kepres RI No. 59 Thn.2003 Tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Di Lingkungan Lembaga Tertinggi / tinggi Negara

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data