Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekspor April Turun 8,28 Persen
Rabu, 01 Juni 2005 | 19:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Nilai ekspor pada April menurun 8,28 persen dari bulan lalu menjadi US$ 6,75 miliar. Namun, secara kumulatif ekspor Januari-April tahun ini mengalami peningkatan 31,12 persen dibanding periode sama tahun lalu. Demikian penjelasan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Choiril Maksum, Rabu (1/6). Ekspor pada April turun karena nilai ekspor nonmigas juga turun 6,96 persen menjadi US$ 5,2 miliar.

"Tapi secara kumulatif, Januari – April ini ekspor nonmigas naik 33,01 persen,“ kata Choiril.

Ia menjelaskan, peningkatan ekspor nonmigas terbesar terjadi pada kayu dan produk kayu, yakni US$ 76,1 juta. Sedangkan, eskpor bahan baku mineral terutama batubara menurunan terbesar menjadi US$ 136,9 juta. Jepoang menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada April yakni US$ 786,9 juta. Berikutnya, Amerika Serikat sebesar US$ 693,7 juta dan Singapura US$ 686,3 juta. “Kontribusi ketiga negara itu 41,66 persen, “ ujarnya.

Kasubdit Ekspor BPS Dantes Simbolon menambahkan, ekspor batubara pada April turun lantaran adanya penurunan permintaan dari negara tujuan ekspor. "Permintaan tertingginya Maret,“ ucapnya.

Penurunan, lanjut Choiril, juga terjadi pada ekspor migas. Ekspor migas pada April menurun 12,44 persen menjadi US$ 1,6 miliar. Penyebabnya, penurunan ekspor minyak mentah 21,38 persen menjadi US$ 647,8 juta, penurunan ekspor hasil minyak 2,49 persen menjadi US$ 160,4 juta, dan penurunan ekspor gas alam sebesar 5,15 persen menjadi US$ 745,8 juta.

"Nilai ekspor minyak mentah turun karena volume ekspornya juga turun 24,98 persen. Sementara harga minyak mentah di pasar dunia naik dari US$ 53,00 per barel menjadi US$ 54,86," katanya.

Sementara itu, berdasarkan sektor ekspor hasil pertanian serta ekspor hasil industri pada Januari-April 2005 meningkat masing-masing 36,86 persen dan 28,13 persen dibanding pada periode sama tahun lalu. Demikian pula dengan hasil tambang dan lainnya yang mengalami kenaikan 92,08 persen. suryani ika sari

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Soedarti Surbakti di kantornya, Jl. Dr. Sutomo, Jakarta, 17 Juli 2003. [TEMPO/ Lourentius EP; K16A/357/2003; 20030731]. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Soedarti Surbakti di kantornya, Jl. Dr. Sutomo, Jakarta, 17 Juli 2003. [TEMPO/ Lourentius EP; K16A/357/2003; 20030731].
Soedarti Surbakti
Soedarti Surbakti
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Turun 3,55 Persen
Inflasi di Mei Turun
BPS: Kepercayaan Konsumen di Jabotabek Menurun
BPS: Ekspor Maret Naik 13,68 persen
BPS: Inflasi April 0,34 persen
Dua Juta Orang Miskin Baru Akibat Tsunami di Asia
BPS: Februari Deflasi 0,17 Persen
Menkeu: Angka Deflasi Menggembirakan
BPS: Ekspor dan Impor November 2004 Turun
Inflasi Januari-Desember 2004 Capai 6,4 Persen
> selengkapnya...


Website

Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pastika Cuma Mengantar Keluarga
Isu Teroris Diduga Karena Persaingan Bisnis Wisata
Tujuh Anggota LPSK Diputuskan Lewat Voting
Buruh Khawatirkan Nasib Jam Lembur
Bupati Pasuruan Dilantik Pagi Ini

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data