|
Inflasi di Mei Turun
Rabu, 01 Juni 2005 | 16:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi pada Mei tahun ini 0,21 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 121 pada April menjadi 121,25. Angka tersebut lebih kecil dibandingkan inflasi bulan sebelumnya 0,34 persen. Laju inflasi tahun kalender (Januari-Mei) 2005 tercatat 3,76 persen. Sedangkan tingkat inflasi year on year 7,40 persen.
?Bulan ini inflasi turun dibandingkan sebelumnya,? kata Kepala BPS Choiril Maksum, kemarin.
Dari 45 kota Indek Harga Konsumen (IHK) tercatat 27 kota mengalami inflasi, sedangkan 18 kota mengalami deflasi. ?Inflasi tertinggi terjadi di Tasikmalaya 1,36 persen. Inflasi terendah di Cirebon 0,03 persen,? ujarnya. Sedangkan, deflasi terbesar terjadi di Ternate 1,60 persen dan deflasi terkecil di Kediri 0,02 persen.
Choiril menyatakan, inflasi dikarenakan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan kenaikan indeks pada semua kelompok barang dan jasa. Kelompok bahan makanan naik sebesar 0,13 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,23 persen.
Kelompok lain, yakni kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,36 persen, kelompok sandang 0,16 persen, kelompok kesehatan 0,59 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,04 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,04 persen.
Sementara itu, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga selama Mei 2005 diantaranya yakni, daging ayam ras, tarif kontrak rumah, telur ayam ras, ikan segar, bawang putih, tomat sayur, tomat buah, bawang merah, kue kering berminyak, air kemasan, rokok kretek filter, semen, tarif sewa rumah dari tarif rumah sakit.
Sedangkan untuk komoditas yang mengalami penurunan harga yakni, cabe merah, beras, cabe rawit, gula pasir, bayam, buncis, kacang panjang, kentang, nangka muda, sawi hijau dan seng. suryani ika sari
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|