Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pengusaha Rokok Malang Menolak Kenaikan Harga Rokok
Rabu, 01 Juni 2005 | 15:45 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:24 perusahaan rokok di Malang yang tergabung dalam Gabungan Perusahaan Rokok Malang (Gaperoma) menolak kenaikan harga jual eceran (HJE) antara 15 persen hingga 20 persen yang direncanakan pemerintah.

"Kenaikan HJE akan menganggu kelangsungan pasar rokok secara nasional," kata Ketua Gaperoma, Cecep Hafid Samsudin, kepada wartawan di kantornya, Rabu (1/6).

Cecep mengatakan, berdasarkan pengalaman kenaikan HJE, produksi rokok nasional akan turun. Menurutnya, pernyataan pemerintah yang akan menaikkan HJE membingungkan para produsen rokok.
Soalnya, saat pertemuan dengan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) pada 3 Maret di Jakarta dan 5 Maret di Surabaya, pemerintah menyatakan tidak akan melakukan perubahan kebijakan cukai rokok selama tahun 2005 karena target cukai rokok sebesar Rp 31,4 triliun bakal tercapai. Tetapi, pernyataan tersebut malah bertolak belakang dengan keputusan menaikkan HJE.

Daripada menaikkan HEJ rokok, ungkap Cecep, pemerintah lebih baik memprioritaskan penindakan dan pemberantasan rokok ilegal, baik itu tanpa cukai, cukai bekas ataupun cukai palsu. "Saat ini peredaran rokok ilegal semakin subur."

Tetapi, jika pemerintah memaksa menaikkan HJE rokok, Gaperoma menyarankan agar kenaikan itu dilakukan secara bertahap. Selain itu, juga memberlakukan kenaikan cukai rokok antar golongan pabrikan besar, menengah dan kecil secara proposional.

bibin bintariadi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana acara promosi rokok L&M produksi Philip Morris, Jakarta, 5 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K2A/015/2001; 20010629]. Para pekerja/ buruh wanita sedang melakukan proses pemilihan size/ ukuran Tembakau Deli, Sumatera Utara 4 September 2000. [TEMPO/Robin Ong; 31D/282/2000; 2000/11/14].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010826-125
Pemilihan Tembakau
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gudang Garam Tunggu Komentar GAPPRI
Dirjen Bea Cukai : Produsen Rokok Menerima Kenaikan
1 Juli 2005, Harga Jual Rokok Akan Naik
Kalla: Pemerintah Perlu Naikkan Cukai Rokok
BAT Indonesia Tak Terpengaruh Akuisisi Sampoerna
Wapres: Investasi Sampoerna Bisa Empat Kali Lipat
Investor Disarankan Hati-Hati Beli Saham HM Sampoerna
Philip Morris Indonesia Akuisisi HM Sampoerna
Negara Rugi Rp 150 Miliar Akibat Cukai Rokok Palsu
Pembagian Cukai Rokok Tetap Ditangani Pemerintah Pusat
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No.19 Thn.2003 Tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Realisasi Akuisisi Rio Tinto Tertunda
Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur
Presiden Buka PON XVII Malam Ini

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data