Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Peresmian Sistem Perdagangan Alternatif Ditunda
Rabu, 01 Juni 2005 | 15:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Peresmian sistem Perdagangan Alternatif (SPA) di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) yang seharusnya dilakukan hari ini (1/6) ditunda. Karena, penyelenggara SPA belum ada yang mengantongi izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). "Ada satu bagian dari aplikasi yang masuk ke Bappebti yang masih harus dipelajari. Yaitu, trading rule and agreement,"kata Ketua Bappebti, Titik Hendrawati, di Jakarta, Rabu (1/6).

Dengan tertundanya peresmian SPA ini, perdagangan transaksi derivatif belum bisa berjalan. "Tapi kontrak terbuka masih boleh dilakukan dalam rangka menutup posisi perdagangan,"kata Titik. Karena, Program Pelaporan Transaksi Luar Bursa (PPTLB) yang sebelumnya mengatur transaksi derivatif keuangan telah ditutup dan digantikan oleh SPA.

Titik menyatakan, masih harus mempelajari peraturan dan perjanjian perdagangan dalam satu sampai dua hari ini. Menurut Direktur Utama BBJ, Hasan Zein, dengan tidak berjalannya perdagangan mengakibatkan hilangnya pendapatan sekitar Rp 720 juta perhari.

Fanny

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Peluncuran saham Bank Central Asia (BCA) di Bursa Efek Jakarta (BEJ), 31 Mei 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/238/2000; 20000705].<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010729-004 Peluncuran saham Bank Central Asia (BCA) di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jakarta, 31 Mei 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/238/2000; 20000705].
Bursa Efek Jakarta
BEJ
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Suku Bunga SBI Tetap 8 Persen
Bakrieland Investasikan Rp 500 miliar Bangun Hotel dan Resort
Philip Morris Belum Akan Tambah Saham Publik di Sampoerna
Indeks Menguat, Jual Saham Rokok
Presiden: Pemerintah Berkoordinasi dengan BI Untuk Jaga Nilai Tukar Rupiah
Darmin: Bapepam Akan Revisi Aturan Pemilihan Direksi BEJ
IHSG Tak Bisa Dijadikan Tolok Ukur
Inco Tambah Investasi untuk Naikkan Kapasitas Produksi
Saham Perbankan Cenderung Menguat
Pemerintah Siap Lepas Saham di BCA dengan Harga Premium
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi
PT. Bursa Berjangka Jakarta
Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Kovalainen tercepat
Tersangka Teroris Asal Singapura Tak Bisa Dideportasi
Todung Mulya Lubis Pesta Ulang Tahun Ke-59
Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data