|
Asumsi Kurs Rupiah di APBN-P Rp 9.000-9.300
Pemerintah Sependapat dengan BI dan Dewan
Rabu, 01 Juni 2005 | 12:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Keuangan Jusuf Anwar menegaskan, pemerintah sependapat dengan BI dan DPR soal asumsi kurs APBN-P 2005 lebih realistis. Nilainya berkisar Rp 9.000-9.300 per dolar amerika serikat. Demikian jawaban tertulis pemerintah saat rapat konsultasi dengan Panitia Anggaran DPR, Selasa (31/5) malam.
Jusuf menyatakan, perkiraan asumsi tersebut didasarkan atas pertimbangan terus meningkatnya permintaan valas di pasar uang domestik, terkait dengan kebutuhan korporasi untuk impor dan pembayaran utang luar negeri. Revisi itu juga dipengaruhi peningkatan kebutuhan valas untuk impor migas akibat harga minyak dunia yang relatif tinggi. "Memang sedikit melemah dibandingkan asumsi kurs dalam APBN-P 2005 yang diajukan sebelumnya, Rp 8.900 per dolar," katanya.
Menurutnya, revisi asumsi kurs juga memperhatikan peningkatan suku bunga the Fed terkait kemungkinan adanya capital out flow dari perekonomian Indonesia. Namun, pemerintah optimistis kurs rupiah relatif stabil pada tahun ini. "Modal asing mulai masuk ke Indonesia," ujarnya. thoso priharnowo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|