|
Ekonomi Bisnis
Industri Tak Mampu Penuhi Kebutuhan Pasar
Rabu, 01 Juni 2005 | 03:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia A. Saiful mengatakan industri dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar karena peralatan dan mesin-mesin yang sudah tua.
Kondisi tersebut dihadapkan dengan permintaan luar negeri yang terus berkembang. “Industri dalam negeri praktis tidak berkembang selama delapan tahun sementara permintaan luar negeri terus berkembang,” ujar Syaiful.
Saiful mencontohkan industri tekstil yang mengalami kesulitan dalam produksi karena peralatan yang dimiliki sudah sangat tua. "Karena tidak ada renovasi peralatan, kita tertinggal. Kalaupun ada industri tekstil yang menggunakan peralatan modern, jumlahnya masih sangat sedikit," ujarnya.
Sementara industri mesin dan logam yang ada juga belum mampu memenuhi volume kebutuhan pasar baik dalam kualitas maupun kuatitas. Karenanya, menurut Saiful, untuk mengatasi hal ini dibutuhkan kebijakan dibidang infrastruktur.
"Infrastruktur kita sudah sangat menyedihkan, karena itu konsistensi di bidang industrialisasi harus menyeluruh," tambah Saiful. Menurutnya, hal itu sangat penting karena industrialisasi tidak dapat dilaksanakan bila faktor pendukung tidak ada.
Riska S Handayani
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|