|
Ekonomi Bisnis
Bank Syariah Diperkirakan Tumbuh 70 Persen
Rabu, 01 Juni 2005 | 01:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertumbahan bank syariah di Indonesia sangat menggembirakan. Tahun 2004, bank syariah tumbuh 80 persen. Diperkirakan tahun ini bank syariah akan tumbuh 70 persen dengan total aset Rp 24,054 triliun.
Menurut Deputi Presiden Direktur PT Sigma Cipta Caraka Djarot Subiantoro, perkembangan yang pesat di sektor bank syariah belum diikuti perkembangan infrastruktur dan teknologi informasi, karena dasarnya berasal dari praktikal bukan dari pendidikan formal. "Aturan perbankan Islam sendiri masih kurang," ujarnya di Jakarta, Selasa (31/5).
Di Indonesia juga belum terdapat pendidikan yang mengkhususkan diri pada perbankan syariah, sehingga ahli-ahli perbankan syariah masih terbatas. Kondisi ini, kata Djarot, menyebabkan perkembangan produk bank syariah berjalan lamban.
Perbankan syariah, kata Djarot, juga belum mengeluarkan produk yang standar. ”Satu produk kadang bisa ditolak oleh negara lain,” ujarnya.
Dalam penggunaan teknologi informasi, perbakan syariah juga membutuhkan teknologi yang lebih kompleks. Salah satunya berkaitan dengan penentuan bagi hasil yang tidak semudah menghitung bunga bank konvensional.
Dengan pertumbuhan yang konstan, diharapkan tahun 2011 bank syariah akan memiliki pangsa pasar lebih dari 11 persen dari total keseluruhan aset perbankan nasional. Tahun ini, Djarot memperkirakan akan ada 443 kantor bank syariah di Indonesia.
Sutarto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Peluncuran Niaga Global Access Bank Niaga di Fashion Cafe, Jakarta, 26 April 2001. [TEMPO/ Amatul Rayyani; K1A/285/2001; 20010522].](/hg/photostock/2005/03/10/s_K1A28501_high_thumb.jpg) |
![Suasana Bank Niaga cabang Sudirman, Jakarta, 27 April 2001. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010509].](/hg/photostock/2005/03/10/s_BC01042712_high_thumb.jpg) |
| Peluncuran Niaga Global Access Bank Niaga
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|