Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

BI Naikkan Suku Bunga Penjaminan
Senin, 30 Mei 2005 | 19:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia menaikkan suku bunga penjaminan dalam US$ menjadi 2,5 persen dari yang sebelumnya sebesar 2 persen.

Dalam rilisnya di website www.bi.go.id, selain menetapkan suku bunga simpanan pihak ketiga dalam rupiah dan US$, juga suku bunga pasar uang antarbank. “Suku bunga pasar uang antarbank dalam rupiah maksimum 6,05 persen, dan dalam dolar maksimum 0,96 persen,” ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Erwin Riyanto di Jakarta, Senin (30/5).

Adapun suku bunga maksimum dalam rangka program penjaminan pemerintah ini berlaku dari 1 Juni hingga 30 Juni 2005.

Seperti diketahui, BI sebelumnya menaikkan suku bunga penjaminan pada 28 April lalu. Pada kenaikan tersebut, BI mengharapkan mendapat insentif yang mendorong terciptanya pasar valas yang kondusif. "Serta mengurangi kendala yang dialami pasar valas nasional selama ini," ujar Gubernur BI Burhanuddin Abdullah.

rr. ariyani

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Bank Indonesia (BI), Hendro Budiyanto pada rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR di gedung MPR/DPR, Jakarta, 1993. [TEMPO/ Rully Kesuma; 15D/210/1993; 20021001]. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Maulana Ibrahim saat jumpa pers di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, 27 Februari 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K12A/179/2003; 20030225].
Hendro Budiyanto
Maulana Ibrahim
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BI: Danamon Simpan Pinjam Tidak Mematikan BPR
Pengamat Pesimis Asumsi APBNP Terpenuhi
Bank Dunia Alokasikan US $ 5 Juta Untuk Kembangkan UKM
Bank Asing Bikin Tak Nyaman Pengguna Kartu Kredit
BI Bantah Lemah dalam Pengawasan Bank
BI: Kenaikan SBI Selalu Terbuka
BI Belum Sepakat Harga Jual Bank Indover
BI: Good Corporate Governance Selamatkan Bank
BI: Seleksi Calon Direksi Bank Mandiri Selesai Pekan Ini
Fadjrijah Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
> selengkapnya...


Referensi

Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
Keppres RI No. 17 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 26 Tahun 1998 Tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
PP RI No. 47 Tahun 2001 Tentang Perubahan Keempat Atas PP No. 17 Tahun 1999 Tentang Badan PenyehatanPerbankan Nasional
> selengkapnya...

Website

Bank Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data