Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

BI: Danamon Simpan Pinjam Tidak Mematikan BPR
Senin, 30 Mei 2005 | 18:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Danamon Indonesia Tbk melalui Danamon Simpan Pinjam diyakini Bank Indonesia (BI) tidak akan mematikan usaha Bank Perkreditan Rakyat (BPR). “Sebetulnya tidak (mematikan BPR). Jika benar-benar yang dilakukan Bank Danamon mencari nasabah baru di daerah baru, itu artinya perluasan nasabah. Bukan mengambil nasabah BPR,” kata Deputi Gubernur BI Maulana Ibrahim, seusai rapat kerja dengan Komisi VI DPR, kemarin.

Ia menegaskan, ada perjanjian antara BPR dan Danamon Simpan Pinjam bahwa nasabah BPR tidak akan "diambil" Danamon. “Danamon harus mencari nasabah baru, termasuk karyawannya. Kalau tidak dilanggar, saya kira itu malah ekstensifikasi usaha mikro kecil dan menengah,” ujarnya.

Menurut Maulana, pengaturan pembukaan cabang oleh BPR yang maksimal satu per tahun, sedangkan bank umum bebas membuka cabang, bukan tanpa alasan. “Bukan berarti ada pembatasan. Tapi pembukaan cabang harus memenuhi beberapa kriteria. Supaya cabang baru menciptakan profit, bukan biaya tambahan,” katanya.

Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Soni Harsono mengeluhkan ekspansi Danamon Simpan Pinjam (DSP) di daerah bisa mematikan usaha BPR. “Peraturan BI tentang pembatasan pembukaan cabang BPR maksimal satu per tahun di PBI No. 6/2004, sedangkan bank umum tidak dibatasi, masih belum berubah,” ucapnya.

Dari awal pun, kata Soni, DSP sudah merekrut tenaga kerja dari BPR. “Secara tidak langsung, debitor BPR otomatis ikut ke DSP,” ucapnya.

Soni juga mengeluhkan Bank Mandiri yang menyalurkan kredit usaha mikronya. “Walau menyatakan bekerja sama dengan BPR, Bank Mandiri ternyata menawarkan kepada usaha mikro secara langsung dengan suku bunga sama. Misalnya pemberian kredit melalui BPR ataupun langsung dari Bank Mandiri dikenai bunga 13,5 persen. Ini sama saja BPR tidak terbantu,” paparnya.

Menanggapi hal itu, Direktur UKM dan Ritel Bank Mandiri Sasmita menegaskan, suku bunga Bank Mandiri dalam menyalurkan kredit mikro harus kompetitif. “Kalau tingkat bunga kita sendirian bagus atau jelek, tidak bakalan laku. Jadi harus kompetitif,” katanya. rr. ariyani

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Bank Indonesia (BI), Hendro Budiyanto pada rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR di gedung MPR/DPR, Jakarta, 1993. [TEMPO/ Rully Kesuma; 15D/210/1993; 20021001]. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Maulana Ibrahim saat jumpa pers di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, 27 Februari 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K12A/179/2003; 20030225].
Hendro Budiyanto
Maulana Ibrahim
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pengamat Pesimis Asumsi APBNP Terpenuhi
Bank Dunia Alokasikan US $ 5 Juta Untuk Kembangkan UKM
Bank Asing Bikin Tak Nyaman Pengguna Kartu Kredit
BI Bantah Lemah dalam Pengawasan Bank
BI: Kenaikan SBI Selalu Terbuka
BI Belum Sepakat Harga Jual Bank Indover
BI: Good Corporate Governance Selamatkan Bank
BI: Seleksi Calon Direksi Bank Mandiri Selesai Pekan Ini
Fadjrijah Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
Bank Danamon Naikkan Bunga Deposito
> selengkapnya...


Referensi

Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
Keppres RI No. 17 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 26 Tahun 1998 Tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
PP RI No. 47 Tahun 2001 Tentang Perubahan Keempat Atas PP No. 17 Tahun 1999 Tentang Badan PenyehatanPerbankan Nasional
> selengkapnya...

Website

Bank Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Lawan Napoli, Roma Tanpa Napoli
Badai Gustav Menewaskan 22 Orang di Karibia
Moya dan Na Li Susah Payah ke Putaran Kedua
Digerebek, Lapak Judi Beromset Puluhan Juta Rupiah
Kombinasi Desain dan Fitur Mutakhir dari Canon

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data