|
Ekonomi Bisnis
Indonesia Berpotensi Endemi Flu Burung
Senin, 30 Mei 2005 | 17:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertanian Anton Apriyantono mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan organisasi kesehatan hewan dunia di Bangkok beberapa waktu lalu, Indonesia berpotensi menjadi endemi flu burung.
“Memang ini menjadi kabar yang menyedihkan bagi kita semua,” ujar Anton kepada wartawan, Senin (30/5). Namun, kata dia, pernyataan ini menjadi pemicu bagi Departemen Pertanian untuk meningkatkan pengawasan dan penanganan terhadap kasus flu burung.
Menurut Anton, pernyataan organisasi kesehatan hewan dunia itu didasarkan pada jumlah kasus flu burung yang terjadi di Indonesia sejak September 2003 hingga akhir April 2005 yang telah menyebabkan 16 juta ekor unggas dari sekitar 5,2 juta Rumah Tangga Peternak (RTP) di 30 provinsi, mati karena flu burung.
Sebelumnya, Anton mengakui, memang flu burung telah menular ke babi. Namun, kasus ini hanya terjadi pada dua peternakan yang terdapat di Tangerang, karena letak peternakan unggas tepat bersebelahan dengan peternakan babi. "Jadi untuk peternakan lain, saya imbau supaya tidak khawatir. Ini hanya kasuistis saja," jelasnya.
Menurut dia, pemerintah akan terus berupaya meningkatkan vaksinasi, biosecurity, memperketat lalu lintas unggas dari daerah yang positif terkena flu burung ke daerah yang belum terkena flu burung, dan stamping out (pemusnahan ternak yang positif terkena flu burung). “Selain itu, kami juga mengimbau supaya letak peternakan unggas berjauhan dengan peternakan babi,” ujarnya.
Rini Kustiani
INDEKS BERITA LAINNYA :
|