Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

ekonomi dan bisnis

Departemen Pertanian Ajukan Pinjaman ke IDB
Senin, 30 Mei 2005 | 16:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Pertanian mengajukan pinjaman kepada Islamic Development Bank (IDB) sebesar US $ 1,57 miliar untuk membangun dan memperbaiki sarana infrastruktur pertanian. “Dalam pengajuan dana ini, terdapat 10 proyek infrastruktur,” kata Menteri Pertanian Anton Apriyantono kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/5).

Dari 10 proyek tersebut, kata Anton, terdapat 4 proyek yang diprioritaskan antara lain, rehabilitasi sistem irigasi di Jatiluhur, Jawa Barat, dengan anggaran US$ 50 juta, pembanguann sarana pertanian khususnya padi di 4 propinsi dengan dana US$ 80 juta, pembangunan dan rehabilitasi irigasi pedesaan di 21 propinsi dengan dana US$ 277 juta. Selain itu, pembangunan dan rehabilitasi teknis sistem irigasi di tingkat petani pada 13 propinsi dengan dana US$ 251 juta.

Menurut Anton, sisanya atau 6 proyek lagi akan diusahakan untuk dilimpahkan ke dua badan pembiayaan di bawah IDB, yaitu Kuwait Development dan Saudi Arabia Development Fund. “Pihak IDB menanggapi positif proposal pendanaan ini,” ujarnya. Mereka bahkan merealisasikannya dengan langsung berkunjung ke Indonesia selama 12 hari untuk meninjau kondisi di Indonesia. Sebelumnya, IDB juga pernah memberikan bantuan dana untuk korban tsunami di Aceh sebesar US $ 391 juta.

Pengajuan proposal pendanaan ini dilatarbelakangi tidak cukupnya alokasi dana pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur pertanian. “Departemen Pertanian hanya mendapat dana Rp 4 triliun dalam APBN-P,” ucap Anton. Padahal jumlah itu tidak mencukupi untuk memperbaiki sarana infrastruktur pertanian yang menjadi tanggung jawab pemerintah. “Oleh karena itu, kami mengajukan proposal ini kepada IDB,” jelasnya.

Dana pinjaman dari IDB merupakan soft loan dengan tingkat bunga kurang dari 1 persen per tahun. Masa pinjaman selama 12 tahun dengan libor plus 1,25 hingga 3 persen. “Tingkat bunganya lebih rendah dibandingkan dengan tingkat bunga pinjaman dalam negeri yang mencapai 8-9 persen per tahun,” katanya. Rini Kustiani

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Menteri Pertanian (Mentan) Ir. Wadoyo diwawancara wartawan di gedung MPR/DPR RI, Jakarta, 1991. [TEMPO/Robin Ong; 07D/341/1992; 20040714].
Ir. Wadoyo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri Pertanian Tandatangani MoU dengan Republik Fiji
Deptan Akan Tambah Tenaga Penyuluh
Deptan Adakan Kerja Sama Pembiayaan Kredit Syariah
Menteri Pertanian Dukung Perpanjangan Kredit Petani
Sumatera Selatan Bebas Flu Burung
Larangan Impor Beras Diperpanjang Hingga Desember
Menteri Pertanian Setujui Dua Pabrik Gula Impor Gula Mentah
Pemerintah Optimistis Bebas Flu Burung 2007
Deptan dan PBB Buat Program Penghapusan Kemiskinan
Wereng Batang Coklat Serang 16 Propinsi
> selengkapnya...


Referensi

Anthrax
Flu Burung
PP RI No. 14 Tahun 2004 Tentang Syariat dan Tata Cara Pengalihan Perlindungan Varietas Tanaman dan Penggunaan Varietas Yang Di Lindungi Oleh Pemerintah
PP RI No. 13 Tahun 2004 Tentang Penanaman, Pendapatan dan Penggunaan Varietas Asal Untuk Pembuatan Varietas Turunan Esensial
Inpres RI No. 8 Tahun 2000 Tentang Penetapan Harga Dasar Gabah Serta Harga Pembelian Gabah dan Beras
Daerah Endemis Antrax di Indonesia
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertanian


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Kalla Berharap Alex Noerdin Pimpin Sumatera Selatan
Pelatnas Voli Dihuni Pemain Senior dan Junior
Wakil Presiden Minta KPU Kurangi Jumlah Negara yang Dikunjungi
Hasil Quick Count, Semua Calon Gubernur Menang
Kejaksaan Agung Tidak akan Buka Kembali BLBI

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data