Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

ADB: Perbaikan Ekonomi Terhambat Iklim Investasi
Kamis, 26 Mei 2005 | 19:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ekonom Asian Development Bank (ADB) Guntur Sugiyarto mengatakan perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia belum cukup untuk menciptakan lapangan kerja baru ataupun meningkatkan pendapatan dan mengurangi pengangguran.

"Itu adalah konsekuensi dari masih buruknya iklim investasi Indonesia," ujar Guntur di sela pemaparan hasil survei "Iklim Investasi Indonesia" yang diselenggarakan oleh ADB-World Bank bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kantor Menko Perekonomian, Kamis (26/5).

Berdasarkan hasil survei, Guntur mengungkapkan bahwa di level mikro beberapa hal yang menjadi keluhan pebisnis adalah banyaknya waktu yang harus diluangkan untuk menegosiasikan peraturan dengan pemerintah dan tingginya biaya informal yang harus diberikan, baik pada pemerintah lokal maupun pusat.

"Pembayaran informal pengusaha pada pemerintah bernilai hingga 9,4 persen dari nilai penjualan. Pengusaha juga harus meluangkan hingga 11 persen waktu mereka untuk bernegoisasi dengan pemerintah," ujar Guntur.

Guntur mengungkapkan bahwa masalah pengusaha semakin kompleks seiring besarnya skala perusahaan, luasnya pasar dan kepemilikan perusahaan. Upaya desentralisasi pemerintahan justru memperbesar masalah ekonomi karena memperkuat korupsi dan ketidakjelasan regulasi.

"Perusahaan asing lebih banyak menghadapi masalah, juga pengusaha yang memiliki pasar ekspor ataupun memiliki beragam hasil produk," papar Guntur.

Untuk memperbaiki beberapa hal tersebut, ADB merekomendasikan perbaikan institusional, perbaikan infrastruktur dan pemberian insentif. Perbaikan institusional terkait perbaikan aturan investasi, peningkatan kejelasan peran pemerintah pusat-daerah dan pemberian jaminan penegakan hukum.

Untuk infrastruktur, yang penting adalah regulasi untuk listrik dan peningkatan penetrasi teknologi informasi. "Insentif bisa diberikan untuk menarik minat investor. Namun harus disesuaikan dengan kebijakan industri per sektor demi peningkatan daya saing," kata Guntur.

thoso priharnowo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana kerja di pabrik elektronik PT Matsushita Kotobuki Electronics Industries Indonesia di Cikarang, Bekasi, 13 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K2A/006/2001; 20010629]. Suasana kerja di pabrik elektronik PT Matsushita Kotobuki Electronics Industries Indonesia di Cikarang, Bekasi, 13 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K2A/006/2001; 20010629].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Investor Singapura Minati Potensi Energi di Sumsel
Investasi Tak Bisa Dipaksa Masuk Indonesia
Jepang Berharap Kunjungan Yudhoyono Dukung Investasi
Investasi Asing Meningkat Pesat
IMF Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5 Persen Pertahun
Freddy Numberi: Indonesia Sudah Cukup Aman Bagi Investasi
Conoco Philips di Musi Banyuasin Terancam Tutup
Cina Jajaki Investasi Batubara di Musi Banyuasin
Aburizal Bakrie: Defisit Indonesia Terendah di Asia
Pemerintah Pangkas Prosedur Perizinan
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Rajawali Nusantara Indonesia
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
UU RI No. 25 Tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional ( Propenas ) Tahun 2000-2004
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Bursa Efek Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Honda Akan Luncurkan Honda Insight
Bupati Purworejo Jamin Petani Dapat Ganti Rugi
DPP PKB Balik ke Kalibata
Soal Padi Super Toy, Heru Lelono Menolak Bertanggung Jawab
Pemeringah Akan Hentikan Impor Gula Putih

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data